kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.961   20,00   0,11%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Wall Street kembali dalam tekanan kekhawatiran virus corona


Jumat, 24 Januari 2020 / 23:18 WIB
ILUSTRASI. Trader Peter Tuchman works on the floor at the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., January 21, 2020. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Asal tahu, saham Intel Corp melonjak 7,2% hingga mencapai level tertinggi 19 tahun setelah memperkirakan laba 2020 yang lebih baik, bergabung dengan banyak rekan-rekannya untuk menandakan pemulihan permintaan chip.

Philadelphia SE Semiconductor index juga mencapai rekor baru, dengan Broadcom Inc naik 2,9% setelah memasuki perjanjian pasokan dengan Apple Inc.

Baca Juga: China perluas karantina raksasa ke 13 kota dengan 41 juta penduduk

Sebelumnya, sejumlah data PMI mengisyaratkan beberapa pemulihan dalam pertumbuhan zona euro tahun ini, sementara data AS beragam.

Sementara, saham bank-bank besar termasuk JPMorgan Chase & Co dan Bank of America Corp turun sekitar 1%, mengikuti penurunan yield Treasury AS.

Saham Healthcare turun 0,9%, dipimpin oleh penurunan saham  Intuitive Surgical Inc capai 4,3%.

Saham sektor energi turun 1,1%, terpukul oleh harga minyak yang turun di tengah kekhawatiran bahwa virus corona China mungkin menyebar, menghambat perjalanan dan permintaan minyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×