kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Wall Street berakhir naik di tengah optimisme perundingan AS-China


Kamis, 10 Oktober 2019 / 06:13 WIB

Wall Street berakhir naik di tengah optimisme perundingan AS-China
ILUSTRASI. A trader walks past a board showing the final trading numbers on the floor of the New York Stock Exchange shortly after the closing bell in New York, U.S., October 2, 2019. REUTERS/Lucas Jackson

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street berakhir naik pada perdagangan hari Rabu (9/10), di tengah harapan kemajuan pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China. Meskipun, pasar saham memangkas keuntungan setelah pejabat China mengatakan Beijing telah menurunkan ekspektasi untuk negosiasi pekan ini.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 182,1 poin atau 0,7% menjadi 26.346,14, S&P 500 naik 26,34 poin atau 0,91% menjadi 2.919,4, dan Nasdaq Composite menambahkan 79,96 poin, atau 1,02%, menjadi 7.903,74.

Baca Juga: Wall Street dibuka menguat, ditopang kenaikan saham teknologi

Semua 11 sektor indeks acuan S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor teknologi dan energi menikmati kenaikan persentase terbesar.

Sentimen investor mendapat dorongan awal menyusul laporan Bloomberg bahwa China tetap terbuka untuk menyetujui kesepakatan perdagangan parsial dengan Amerika Serikat.

Secara terpisah, Financial Times mengatakan Beijing menawarkan untuk meningkatkan pembelian tahunan produk pertanian A.S.

"Kesepakatan parsial dengan China setidaknya akan membuka jalan untuk kesepakatan yang lebih besar," kata Tim Ghriskey, analis Inverness Counsel di New York.

Baca Juga: Tech stocks boost Wall St as reports bolster hopes of trade deal

"Setiap hari kami mendapat tweet yang berbeda dan pasar mengambil arah yang berbeda. Hari ini adalah hari yang tepat untuk tweet yang menguntungkan."

Sebelumnya, rata-rata ketiga indeks acuan AS ini ditutup di zona negatif, kehilangan kekuatan ketika mendekati bel penutupan setelah pejabat China mengatakan niat baik dirusak oleh daftar hitam Departemen Perdagangan AS terhadap 28 perusahaan China pekan ini.


Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan


Close [X]
×