kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

VIVA raih bank garansi US$ 10,8 juta


Rabu, 04 Juli 2012 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Kasus harian Covid-19 meledak, konsumsi buah ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) meraih fasilitas bank garansi senilai US$ 10,8 juta. Visi Media membutuhkan bank guarantee, untuk memenuhi syarat menjadi official broadcaster untuk media rights World Cup 2014.

Penandatanganan perjanjian fasilitas bank garansi tersebut melibatkan berbagai pihak. Selain emiten dengan kode saham VIVA itu, sebagai pemohon, ada pula anak usahanya yaitu PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) dan PT Lativi Mediakarya (tvOne). Lalu, PT Bakrie Global Ventura menjadi penjamin, dan UBS AG cabang Singapura bertindak sebagai agen, agen jaminan, arranger dan issuing bank.

Visi Media memperoleh hak siar melalui PT Inter Sports Marketing (ISM), pemegang eksklusif media rights atas World Cup 2014 dan kegiatan Federation Internationale de Football Association (FIFA) di Indonesia. "ISM dan FIFA telah menandatangani license agreement pada 23 Maret 2012 lalu," ujar Sekretaris Perusahaan Visi Media, Neil Tobing, Selasa (3/7).

Adapun penandatanganan license agreement antara ISM dan anak usaha Visi Media, yaitu ANTV, tvOne dan PT Digital Media Asia (DMA) terkait authorized sub-license dari media rights atas World Cup 2014 dan kegiatan FIFA lainnya di Indonesia berlangsung akhir pekan lalu.

Berdasarkan perjanjian tersebut, ANTV, tvOne, dan DMA berhak menyiarkan secara langsung, tunda dan re-run seluruh match dan ceremonies World Cup 2014 dan kegiatan FIFA lainnya di berbagai media dan platform.

Demi mendapatkan hak siar itu, Visi Media menyerahkan US$ 54,1 juta ke FIFA sebagai rights fee. Visi Media juga menyetor dana US$ 4,44 juta ke ISM, sebagai pengganti berbagai biaya persiapan, negosiasi, eksekusi, serta biaya konsultasi. Visi Media berharap pendapatan senilai Rp 1 triliun khusus dari acara World Cup 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×