kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45780,33   9,66   1.25%
  • EMAS887.000 -1,88%
  • RD.SAHAM 0.90%
  • RD.CAMPURAN 0.65%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.47%

Virus corona merebak, bagaimana kelanjutan proyek CAP2 milik Chandra Asri (TPIA)?


Selasa, 17 Maret 2020 / 18:36 WIB
Virus corona merebak, bagaimana kelanjutan proyek CAP2 milik Chandra Asri (TPIA)?
ILUSTRASI. Pekerja melakukan monitoring pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400 ribu ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) di Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019).

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), yakni Chandra Asri Perkasa 2 (CAP2) terus bergulir. Saat ini proyek CAP2 masih dalam tahap finalisasi investor strategis.

Meski tidak menyebut secara detail, namun yang jelas saat ini investor strategis sudah mengerucut ke dua nama. Direktur SDM & Urusan Korporat dan Sekretaris Perusahaan Chandra Asri, Suryandi mengatakan, dengan merebaknya virus corona (Covid19), maka ada kemungkinan tahap finalisasi investor strategis ini mundur dari waktu yang ditentukan.

Kontan.co.id mencatat, TPIA rencananya akan mengumumkan investor strategis setidaknya pada bulan ini. “Dengan kondisi saat ini dengan merebaknya corona virus tentu saja pengambilan keputusan mungkin akan sedikit agak molor. Nanti apabila ada perubahan perkembangan tentu akan kami sampaikan, tetapi sampai saat ini kami sedang finalisasi,” ujar Suryandi, Selasa (17/3).

Baca Juga: Turunnya Harga minyak dunia jadi angin segar bagi Chandra Asri (TPIA)

Senada, Direktur Keuangan Chandra Asri, Andre Khor juga mengatakan adanya penyebaran virus corona akan berdampak pada timeline proyek CAP2. “Wabah corona mau tidak mau akan berdampak dari segi timing kami, tetapi dari segi fokus untuk mengembangkan CAP2 tidak akan berubah,” terang dia.

Andre juga menegaskan saat ini TPIA belum akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham seperti yang dilakukan oleh induk usahanya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Sebab, saat ini TPIA sedang dalam mode ekspansi yakni berfokus untuk menyelesaikan proyek CAP2.

Baca Juga: Pendapatan turun, laba Chandra Asri (TPIA) merosot 87% pada 2019

Emiten penghuni Indeks Kompas100 ini akan menggelontorkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai US$ 430 juta untuk tahun ini. TPIA akan menggunakan US$ 330 juta belanja modal untuk proyek CAP2.

Asal tahu, pabrik baru yang menelan biaya hingga US$ 5 miliar tersebut akan dibangun di Cilegon di atas lahan seluas 200 hektare. Suryandi mengatakan, per hari ini pembebasan lahan CAP2 sudah mencapai 90%.

Baca Juga: Ini penyebab turunnya pendapatan dan laba bersih Chandra Asri (TPIA) pada 2019

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×