Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sejak awal tahun 2026 telah merosot. Namun analis menilai saham DEWA memiliki prospek cerah untuk investasi. Ditambah lagi, prospek kinerja DEWA juga semakin menarik seiring strategi ekspansi agresif perseroan ke bisnis tambang emas.
Harga saham DEWA pada perdagangan Rabu 25 Maret 2026 ditutup di level 460 naik 66 poin atau 16,75% dibandingkan sehari sebelumnya. Harga saham DEWA terakumulasi turun 290 poin atau 38,67% sejak awal tahun 2026.
Tahun 2026, manajemen DEWA menjalani transformasi, dari sebelumnya hanya kontraktor tambang menjadi pemain dengan kapabilitas operasional yang lebih luas.
Baca Juga: IHSG Melonjak 2,75% ke 7.302 Usai Libur Lebaran, Cek Saham Net Buy Terbesar Asing
Ekspansi Tambang Emas Gayo
Perseroan mengalokasikan belanja modal eksplorasi sekitar Rp 450 miliar untuk memperkuat diversifikasi bisnis di luar batu bara. Pembangunan fasilitas pengolahan emas ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.
Fokus utama berada pada tambang emas Gayo, dengan tahapan:
- Eksplorasi tahap awal berjalan hingga kuartal IV-2025
- Fase kedua ditargetkan selesai semester I-2026 dengan cakupan 30.000 meter
- Fase final eksplorasi mencapai 50.000 meter
Setelah itu, perusahaan menargetkan deklarasi sumber daya sesuai standar JORC (Joint Ore Reserves Committee).
Analyst Henan Sekuritas Dennis Tay menganalisa proyek ini akan menjadi katalis jangka panjang bagi valuasi DEWA.
Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyatakan ekspansi ini dapat mendorong peningkatan kapasitas bisnis secara signifikan.
“Dengan proyek Gayo, DEWA berpotensi naik kelas sebagai perusahaan tambang,” ujarnya.
Tonton: Prabowo Akui Penerimaan Negara Mulai Meningkat Usai Bersihkan Internal Pajak
Didukung Tren Harga Emas
Prospek ekspansi ini semakin kuat karena didukung tren harga emas global yang masih berada dalam fase kenaikan jangka panjang (secular uptrend).
Meski saat ini harga emas mengalami koreksi wajar, kondisi ini justru dinilai sebagai momentum akumulasi yang menarik bagi investor.
Jika harga emas kembali menguat, maka potensi peningkatan pendapatan dan laba bersih DEWA akan semakin besar.
Tonton: Kebijakan WFH Berpotensi Tekan Pemasukan UMKM Makanan dan Minuman
Kontrak Jangka Panjang Perkuat Pendapatan
Selain ekspansi emas, visibilitas pendapatan DEWA juga meningkat seiring perpanjangan kontrak jangka panjang dengan :contentReference[oaicite:2]{index=2}.
Kontrak berbasis life-of-mine ini mencakup:
- Overburden removal: 252 juta bcm
- Produksi batu bara: 48 juta ton
Perubahan skema kontrak dari lima tahunan menjadi sepanjang umur tambang dinilai mampu memberikan kepastian pendapatan jangka panjang.
Baca Juga: Peluang Saham Lapis Kedua di 2026: Ini Sektor yang Bisa Jadi Jagoan Baru
Ekspansi Volume dan Transformasi Bisnis
Juan Harapap, Analis Samuel Sekuritas Indonesia mencatat DEWA menargetkan tambahan volume sekitar 100 juta bcm per tahun dalam tiga tahun ke depan.
Perseroan juga:
- Mengamankan kontrak baru di Kalimantan Selatan
- Mengembangkan proyek non-batu bara di Sulawesi Selatan
- Menjajaki kerja sama dengan produsen batu bara besar
Transformasi menjadi kontraktor in-house kini telah mencapai 96% dari total kapasitas.
Dengan strategi tersebut, volume operasional diproyeksikan:
- 2026: 163 juta bcm (naik 77,6% yoy)
- 2027: 194 juta bcm
Tonton: Iran Ancam Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Kinerja Keuangan dan Proyeksi 2026
Hingga kuartal III-2025, DEWA mencatat:
- Pendapatan: Rp 4,65 triliun (naik 2,8% yoy)
- Laba bersih: Rp 239,2 miliar (melonjak 519% yoy)
Ke depan, kinerja diproyeksikan semakin kuat:
- Pendapatan 2026: Rp 7,69 triliun (naik 22,6%)
- Laba bersih 2026: Rp 870 miliar (melonjak 178%)
Risiko yang Perlu Dicermati
Meski prospeknya positif, investor tetap perlu memperhatikan sejumlah risiko:
- Realisasi volume yang lebih lambat dari target
- Keterlambatan pengiriman alat berat
- Risiko eksplorasi tambang emas Gayo yang lebih panjang
Rekomendasi Saham DEWA
Dengan berbagai katalis tersebut, sejumlah analis memberikan rekomendasi beli (buy) untuk saham DEWA dengan target harga:
- Samuel Sekuritas: Rp 800
- Mirae Asset Sekuritas: Rp 515
- Henan Sekuritas: Rp 750
Prospek cerah dari ekspansi emas, peningkatan volume, dan kontrak jangka panjang menjadikan DEWA sebagai salah satu saham yang menarik untuk dicermati dalam jangka menengah hingga panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News











