Reporter: Adi Wikanto, Yuliana Hema | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengusaha batu bara Low Tuck Kwong kembali menambah kepemilikan sahamnya di PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Pendiri dan Direktur Utama Bayan Resources ini tak segan bayar mahal untuk menambah kepemilikan saham BYAN setelah ia melepas sebagian sahamnya ke pengusaha kalimantan, Haji Isam dengan harga di bawah pasar.
Terbaru, Low Tuck Kwong melakukan transaksi pembelian mencapai 100 juta saham dengan nilai sekitar Rp 1,2 triliun.
Melansir keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Kamis (15/10/2026), Low Tuck Kwong membeli 100 juta saham biasa BYAN pada harga Rp 11.200 per saham dalam transaksi pada 14 Oktober 2026. Total nilai transaksi tersebut mencapai Rp 1,12 triliun.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Low Tuck Kwong di BYAN meningkat menjadi 3,41 miliar saham atau setara 10,25%. Sebelumnya, ia memiliki 3,31 miliar saham atau sekitar 9,95% dari total saham perusahaan.
Low Tuck Kwong juga menyatakan akan mempertahankan pengendaliannya di BYAN.
Baca Juga: Bos ACES Ungkap Alasan Kawan Lama Tinggalkan ACE Hardware dan Pilih AZKO
Transaksi pembelian saham tersebut dilakukan melalui pasar negosiasi. PT Maybank Sekuritas bertindak sebagai sekuritas penjual, sedangkan PT CGS International Sekuritas Indonesia digunakan dari sisi pembeli.
Penambahan kepemilikan ini terjadi sehari setelah Low Tuck Kwong juga membeli saham BYAN pada 13 Oktober 2026. Dalam transaksi tersebut, ia membeli 500.000 saham BYAN pada harga Rp 11.200 per saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,6 miliar.
Pada perdagangan Kamis (15/10), harga saham BYAN ditutup di Rp 11.100 turun 200 poin atau 1,77% secara harian.
Tonton: Maybank Perluas Bisnis Remitansi, Fokus Garap Nasabah Ritel
Pembelian saham BYAN oleh Low Tuck Kwong berjumlah besar secara berturut-turut terjadi usai perubahan besar dalam struktur kepemilikan saham Bayan Resources menyusul masuknya PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Jhonlin Baratama merampungkan pembelian saham BYAN pada 7 Oktober 2026 melalui transaksi di pasar negosiasi. Setelah transaksi tersebut, kepemilikannya mencapai 30,25% atau 10.084.088.370 saham.
Dalam transaksi tersebut, Jhonlin Baratama mengambil alih 10.067.421.703 saham milik Low Tuck Kwong dan 16.666.667 saham milik Elaine Low. Transaksi dilakukan pada harga Rp 2.588 per saham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














