kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.486   -44,00   -0,25%
  • IDX 6.745   -114,09   -1,66%
  • KOMPAS100 897   -18,69   -2,04%
  • LQ45 660   -10,27   -1,53%
  • ISSI 244   -3,99   -1,61%
  • IDX30 372   -4,42   -1,17%
  • IDXHIDIV20 456   -5,66   -1,23%
  • IDX80 102   -1,78   -1,71%
  • IDXV30 130   -1,79   -1,36%
  • IDXQ30 119   -1,13   -0,94%

Upaya Cipta Sejahtera tak jadi pengendali TELE


Rabu, 13 Februari 2013 / 12:43 WIB
ILUSTRASI. Jamie Dimon, CEO JPMorgan Chase, mengatakan, pemerintah harus mengatur Bitcoin. REUTERS/Brian Snyder.


Reporter: Yuwono Triatmodjo |

JAKARTA. Biro administrasi efek, Sinartama Gunita dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia hari ini (13/2) menyebutkan, kepemilikan saham PT Upaya Cipta Sejahtera (UCS) atas PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) mengalami penurunan. Bila sebelumnya UCS menguasai hingga 3 miliar saham TELE, setara 55,99%, kepemilikannya kini susut menjadi 2,5 miliar saham (46,51%).

Itu artinya, UCS tidak lagi menjadi pengendali saham TELE karena porsi kepemilikannya turun di bawah 50%. Sayangnya tidak disebutkan siapa saja pihak yang membeli 500 juta saham TELE milik UCS tersebut. 

Seperti pernah ditulis harian KONTAN 6 Februari lalu, pada tanggal 5 Februari telah terjadi placement 500 juta saham melalui PT Bahana Securities. Harga penjualan kala itu dibandrol sebesar Rp 600 per saham. Artinya, nilai transaksi placement tersebut tidak kurang dari Rp 300 miliar.

Hingga akhir sesi pertama perdagangan bursa hari ini, saham TELE berada di posisi Rp 590 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×