kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

UNTR sudah gunakan 42,85% dana right issue


Kamis, 14 Juli 2011 / 15:01 WIB
ILUSTRASI. Kasus Covid-19 di Indonesia tembus 300.000, masyarakat harus makin waspada termasuk dengan mengenali gejala virus corona.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Hingga saat ini, PT United Tractors Tbk (UNTR) telah menggunakan 42,85% dari dana total dana right issue, atau sekitar US$ 300 juta. Sebagian besar dipakai untuk melunasi utang anak usaha UNTR di bidang pertambangan yakni PT Pama Persada.

Direktur Keuangan UNTR Gideon Hasan memaparkan, perincian penggunaan dana right issue sebagai berikut. Sebanyak US$ 150 juta untuk melunasi utang Pama, US$ 90 juta untuk pembayaran muka akuisisi tambang di Kalimantan Tengah, dan US$ 60 juta untuk belanja modal (capex) Pama.

"Untuk sementara, karena ada dananya kami bayar utang dulu. Nanti kalau ada akuisisi lainnya yang cocok bisa ditarik lagi," ungkap Gideon, Kamis (14/7).

Sekedar mengingatkan, UNTR menggelar right issue pada Juni 2011 dan berhasil mengumpulkan dana US$ 700 juta. Sebesar 45% dari total dana tersebut digunakan untuk akuisisi tambang, 27% untuk capex kontraktor pertambangan, dan 18% untuk infrastruktur batubara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×