kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.545   45,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

UNTR gandeng Belanda & Jepang di PLTU Tanjung Jati


Senin, 13 Februari 2017 / 20:06 WIB


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usahanya PT Unitra Persada Energia (UPE) dengan dua perusahaan lainnya membuat perusahaan patungan PT Bhumi Jati Power (BJP) untuk mengoperasikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tanjung Jati, Jepara, Jawa Tengah.

Sekretaris Perusahaan United Tractors, Sara K Loebis menyampaikan dua perusahaan yang ikut patungan lainnya yaitu KP Power Development (KPPD) yang berkantor pusat di Belanda dan Sumi Energy Ventures LLC yang berkantor di Jepang.

"Porsi pemegang saham dalam BJP yaitu UPE sebanyak 25%, Sumi Energy sebanyak 50% dan KPPD sebanyak 25%," ujar Sara dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/2).

Perusahaan patungan ini akan bergerak di bidang usaha pengembangan dan pengoperasian atas 2×1000 MW ultra-supercritical power-generating unites dengan skema BOT (Build-Operate-Transfer) di area Tanjung Jati B Pembangkit Listrik Batubara unit 5 & 6 di Provinsi Jawa Tengah.

Hingga kuartal tiga 2016, UNTR mencatat pendapatan sebesar Rp 33,8 triliun, turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yaitu Rp 38,2 triliun. Untuk labanya membukukan Rp 3,1 triliun turun dibanding periode sama tahun sebelumnya yaitu Rp 5,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×