kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

UNTR gandeng Belanda & Jepang di PLTU Tanjung Jati


Senin, 13 Februari 2017 / 20:06 WIB
UNTR gandeng Belanda & Jepang di PLTU Tanjung Jati


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usahanya PT Unitra Persada Energia (UPE) dengan dua perusahaan lainnya membuat perusahaan patungan PT Bhumi Jati Power (BJP) untuk mengoperasikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tanjung Jati, Jepara, Jawa Tengah.

Sekretaris Perusahaan United Tractors, Sara K Loebis menyampaikan dua perusahaan yang ikut patungan lainnya yaitu KP Power Development (KPPD) yang berkantor pusat di Belanda dan Sumi Energy Ventures LLC yang berkantor di Jepang.

"Porsi pemegang saham dalam BJP yaitu UPE sebanyak 25%, Sumi Energy sebanyak 50% dan KPPD sebanyak 25%," ujar Sara dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/2).

Perusahaan patungan ini akan bergerak di bidang usaha pengembangan dan pengoperasian atas 2×1000 MW ultra-supercritical power-generating unites dengan skema BOT (Build-Operate-Transfer) di area Tanjung Jati B Pembangkit Listrik Batubara unit 5 & 6 di Provinsi Jawa Tengah.

Hingga kuartal tiga 2016, UNTR mencatat pendapatan sebesar Rp 33,8 triliun, turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yaitu Rp 38,2 triliun. Untuk labanya membukukan Rp 3,1 triliun turun dibanding periode sama tahun sebelumnya yaitu Rp 5,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×