kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

United Tractors (UNTR) dapat pinjaman Rp 700 miliar dari anak usaha


Jumat, 20 Desember 2019 / 18:40 WIB
United Tractors (UNTR) dapat pinjaman Rp 700 miliar dari anak usaha
ILUSTRASI. Petugas memeriksa alat berat milik PT United Tractors Tbk (UNTR) di Jakarta, Senin (25/4). United Tractors (UNTR) mendapat pinjaman Rp 700 miliar dari anak usahanya untuk modal kerja.

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) mendapat kucuran pinjaman dari anak usahanya. Pinjaman senilai Rp 700 miliar ini diperoleh dari anak usahanya yakni PT Pamapersada Nusantara.

Melansir keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/12), UNTR dengan PAMA telah menandatangani perjanjian pinjaman pemegang saham pada Senin (16/12) lalu.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Pamapersada memberikan pinjaman kepada UNTR sebesar Rp 700 miliar yang akan digunakan untuk modal kerja. Sementara itu, bunga yang dikenakan sebesar 6,25% per tahun.

Baca Juga: Tetap Selektif, Kenaikan Saham-Saham Pertambangan Hanya Sesaat

Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis mengatakan, modal kerja ini akan digunakan untuk operasional rutin salah satunya untuk aktivitas inventory (persediaan).

“Selain itu, modal kerja juga untuk pembayaran ke prinsipal dan lain-lain,” ujar Sara kepada Kontan.co.id, Jumat (20/12).

Pinjaman ini merupakan pinjaman berulang (revolving) dengan periode ketersediaan dana sejak tanggal perjanjuan hingga setahun ke depan, tepatnya sampai 16 Desember 2020.

Adapun transaksi ini merupakan transaksi afiliasi. Sebab, UNTR memegang kendali atas 99,9% saham Pamapersada.

“Ada kesempatan meminjam dari PAMA dengan rate yang lebih ekonomis dibandingkan menggunakan fasilitas pinjaman dari bank,” kata Sara.

Baca Juga: Musim window dressing dimulai, silakan timbang saran sejumlah analis ini

Sara melanjutkan, pinjaman afiliasi seperti ini lazim dilakukan dalam lingkup internal grup UNTR, sepanjang ada kas berlebih yang dapat digunakan atau diperlukan oleh perusahaan lain dalam naungan UNTR.

“Hal ini (pinjaman afiliasi) bisa saja dilakukan tergantung kebutuhan dan ketersediaan dana internal grup,” imbuh Sara.





Close [X]
×