kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Turun lagi, harga emas ada di jalur penurunan mingguan terburuk


Jumat, 10 Januari 2020 / 15:04 WIB
ILUSTRASI. Seorang konsumen memperlihatkan emas batangan atau logam mulia yang baru dibeli di Butik Emas, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Rabu (8/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

DPR AS pada Kamis (9/1) mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Trump dari aksi militer lebih lanjut terhadap Iran. 

Harga emas, aset yang aman selama ketidakpastian politik dan ekonomi, melonjak jadi lebih dari US$ 1.600 pada Rabu (8/1), setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke pasukan AS sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan puncaknya dalam serangan drone

Lebih lanjut membebani emas, dolar AS tampaknya akan mengukir pekan terbaiknya dalam dua bulan terakhir. Di bidang perdagangan, menurut Trump, kesepakatan perdagangan fase satu antara Washington dan Beijing bisa ditandatangani tak lama setelah 15 Januari 2020. 

Baca Juga: Harga emas Antam turun Rp 5.000 per gram ke Rp 777.000 pada Jumat (10/1)

Investor sekarang menunggu data gaji non-pertanian AS. "Emas tetap berada di belakang kaki di Asia karena pedagang menilai risiko geopolitik dalam logam mulia," kata Jeffrey Halley, Analis Pasar Senior untuk Wilayah Asia-Pasifik OANDA dalam sebuah catatan. 

"(Harga emas) menembus US$ 1.540 menyiratkan koreksi yang lebih dalam ke US$ 1.520 bisa terjadi," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×