kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tujuh sektor menggerus kekuatan IHSG di sesi I


Jumat, 31 Mei 2013 / 11:42 WIB
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta,


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal transaksi tak bertahan lama. Pada penutupan sesi I, IHSG mencatatkan penurunan sebesar 0,36% menjadi 5.111,133.

Di sepanjang sesi I, jumlah saham yang naik sebanding dengan jumlah saham yang turun, yakni sebanyak 125 saham. Sementara, 85 saham lainnya diam tak bergerak. Volume transaksi hari ini melibatkan 3,762 miliar saham senilai Rp 4,456 triliun.

Secara sektoral, ada tujuh sektor yang turun. Tiga di antaranya yakni: sektor agrikultur yang turun 0,86%, sektor industri dasar yang turun 0,35%, dan sektor consumer goods yang turun 0,88%.

Saham-saham yang menduduki posisi top losers pagi ini di antaranya: PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT) turun 11,11% menjadi Rp 400, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun 6,78% menjadi Rp 5.500, dan PT Mulia Indutrindo Tbk (MLIA) turun 6,45% menjadi Rp 580.

Sedangkan saham-saham yang menduduki posisi top gainers  di antaranya: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) naik 24,65% menjadi Rp 1.770, PT Dyviacom Intrabumi Tbk (DNET) naik 24,44% menjadi Rp 1.120, dan PT Lamicitra Nusantara Tbk (LAMI) naik 24,14% menjadi Rp 360.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×