Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) berencana menambah modal dengan memberi hak memesan efek terlebih dahulu alias rights issue sebanyak 1.362.724.000 saham atau maksimum 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Emiten yang bergerak di bidang perfilman ini mengaku akan menggunakan laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang telah diaudit untuk aksi korporasi tersebut.
Aksi korporasi ini akan dimintakan restu dari pemegang saham RAAM pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 14.30 WIB di Multivision Tower. “Penambahan modal dilakukan RAAM untuk memperkuat permodalan perusahaan dan entias anak, sehingga memberi perusahaan tambahan pendanaan untuk mendukung kinerja perusahaan,” tutur manajemen dalam prospektus.
Baca Juga: Direktur Venteny Fortuna (VTNY) Ajukan Pengunduran Diri
Manajemen RAAM menambahkan, pemegang saham yang tidak melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu akan mengalami dilusi kepemilikan sampai 16,67%.
Perusahaan ini menjelaskan, penggunaan dana rights issue setelah dikurangi biaya emisi untuk modal kerja seperti pembiayaan kegiatan produksi film, web series, sinetron dan kegiatan pemasaran lain, serta investasi pada bidang usaha lain yang dapat mendukung pengembangan usaha. RAAM juga akan menggunakan dana rights issue untuk penyertaan modal pada PT Platinum Sinema entitas anak perusahaan dengan kepemilikan 99,99% dari seluruh saham yang dikeluarkan untuk membangun dan mengoperasikan 50 teater baru di berbagai kota.
Saham RAAM ditutup di harga Rp 206 per saham pada Jumat (27/3/2026), tidak bergerak dari hari sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













