kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Trimegah AM Akan Luncurkan Produk Reksadana Syariah pada Tahun 2023


Kamis, 30 Maret 2023 / 19:33 WIB
ILUSTRASI. Keuangan syariah.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Trimegah Asset Management (AM) akan meluncurkan produk reksadana syariah di tahun 2023. Chief Executive Officer PT Trimegah AM Antony Dirga mengatakan, pihaknya berencana meluncurkan produk syariah yang memiliki fitur dan kinerja serupa dengan produk konvensional Trimegah AM yang sudah ada.

“Produk syariah dipilih karena kami percaya produk syariah memiliki prospek jangka panjang yang sangat baik di Indonesia. Jadi, kami tidak berpikir untuk jangka pendek,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (30/3).

Antony memaparkan, dana kelolaan alias Asset Under Management (AUM) reksadana Trimegah AM pada bulan Maret 2023 adalah Rp 31 triliun. Meskipun tak menyebutkan angka, Antony menyampaikan, capaian tersebut hampir sama dengan perolehan AUM Trimegah pada Februari 2023.

“Belum ada pergerakan yang besar dalam satu bulan terakhir, karena investor institusi dan retail masih dalam posisi wait and see sehubungan dengan kondisi pasar global yang bergejolak,” paparnya.

Baca Juga: Panin AM Bakal Rilis Reksadana Baru Sebelum Juni 2023

Trimegah AM pun menargetkan AUM pada akhir tahun 2023 bisa mencapai Rp 34 triliun. Antony mengatakan, pihaknya tak memiliki strategi khusus dalam mencapai target tersebut. Namun, Trimegah AM akan berfokus pada kinerja serta terus mendengarkan dan memahami kebutuhan dari nasabah.

“Kami juga akan bekerja secara dekat dengan nasabah dan memastikan mereka berinvestasi pada produk yang sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Selain itu, Antony mengaku optimistis dengan pasar reksadana di Indonesia di tahun 2023 yang dinilainya akan meningkat dari tahun 2022.

“Tren reksadana di tahun ini seharusnya lebih baik dari tahun 2022, mengingat recovery dari masa pandemi akan berdampak positif untuk ekonomi dan tentunya juga pasar modal Indonesia,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×