Reporter: Yuliana Hema | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten milik taipan Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham secara bertahap dengan anggaran mencapai Rp 2 triliun.
Aksi korporasi ini dilakukan di tengah dinamika pergerakan harga saham TPIA dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa (3/2/2026), TPIA akan melaksanakan buyback tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Periode pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung mulai 4 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026.
Dalam rencana tersebut, manajemen TPIA memperkirakan jumlah saham yang dapat dibeli kembali maksimal mencapai 250 juta saham. Jumlah ini setara dengan sekitar 0,29% dari total saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh oleh perseroan.
Baca Juga: Gelar RUPSLB, Chandra Asri Pacific (TPIA) Merombak Jajaran Pengurus
"Rencana buyback saham ini dilakukan sebagai salah satu upaya TPIA untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham," tulis manajemen TPIA dalam keterbukaan informasi, Selasa (3/2/2026).
Manajemen juga menyampaikan bahwa aksi buyback ini ditujukan untuk mendukung kinerja saham agar lebih mencerminkan kondisi fundamental perseroan, sekaligus menjaga kepercayaan publik dan investor terhadap TPIA.
Langkah buyback ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan saham TPIA di pasar, sekaligus menjadi sinyal optimisme manajemen terhadap prospek kinerja perseroan ke depan.
Selanjutnya: Kapan Dana KJP Plus 2026 Cair? Berikut Besaran Uang dan Persyaratannya
Menarik Dibaca: 7 Manfaat Konsumsi Buah Blackberry secara Rutin untuk Kesehatan Tubuh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













