kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Tower Bersama masuk BEI September


Jumat, 20 Agustus 2010 / 09:44 WIB


Reporter: Abdul Wahid Fauzie | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Recapital Advisor tengah getol berburu fulus di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah sukses melego 10% saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU), September nanti, perusahaan investasi milik Sandiaga Uno ini akan melepas saham PT Tower Bersama Group (TBG). "Kami akan melepas 20%-30% saham," kata Sandiaga, kemarin (19/8).

Lewat penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) ini, Sandiaga berharap bisa mengantongi dana Rp 1 triliun. Untuk memuluskan hajatan ini, TBG sudah menunjuk UBS Securities dan PT Recapital Securities sebagai penjamin pelaksana emisi saham.

Sandiaga mengklaim, pihaknya telah mendapat persetujuan BEI dan kini menunggu lampu hijau dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Sampai akhir 2009, TBG sudah mengoperasikan sekitar 1.700 menara telekomunikasi. Dari jumlah ini, sekitar 50 % disewa oleh PT Telekomuniasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Telkomsel. Selebihnya disewa operator lain, seperti Esia, XL Axiata, Axis, Fren dan Smart. Tahun ini TBG berencana membangun 600 menara senilai Rp 200 miliar.

Selain TBG, pemain utama di bisnis penyewaan menara telekomunikasi lainnya adalah PT Indonesia Tower dan PT Protelindo, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×