kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Topix dan Nikkei masing-masing tergerus 3,3%


Senin, 29 Juli 2013 / 13:39 WIB
Topix dan Nikkei masing-masing tergerus 3,3%
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Jepang dilanda aksi jual pada penutupan sore waktu setempat. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 15.00 WIB, indeks Topix anjlok 3,3% menjadi 1.128,45. Sementara, 33 sektor yang terhimpun pada indeks Topix merosot. Pada pekan lalu, indeks acuan Jepang ini merosot 3,7%. Sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average tergerus 3,3% menjadi 13.661,13.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Jepang. Beberapa di antaranya yakni: Nissan Motor Co yang turun 5%, Sumitomo Mitsui Financial turun 2,9%, dan Mitsubishi Motors Corp turun 9,9%.

Adapun faktor yang mempengaruhi bursa Jepang adalah penurunan saham-saham eksportir Jepang akibat penguatan yen.

"Penguatan yen memberatkan saham-saham Jepang karena pergerakan mereka sangat sensitif terhadap pergerakan mata uang," jelas Masaaki Yamaguchi, equity market strategist Nomura Holdings Inc. Dia menambahkan, dari segi kinerja, hanya sedikit perusahaan Jepang yang menaikkan outlooknya tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×