kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Tingkat yield SUN berpotensi turun karena faktor ini


Rabu, 24 Oktober 2018 / 10:41 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah raup 12 triliun dari Lelang SUN


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil atau yield Surat Utang Negara (SUN) berpotensi bergerak turun karena penguatan rupiah dan turunnya yield US Treasury.

I Made Adi Saputra Analis Fixed Income MNC Sekuritas mencatat imbal hasil pada perdagangan Selasa (23/10) ditutup dengan kecenderungan turun terutama pada surat utang terutama dari negara maju yang dianggap sebagai aset safe haven di tengah koreksi yang terjadi di pasar saham global.

Sementara, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun ditutup turun 2 basis poin ke 3,16%. Ahmad Mikail Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan yield US Treasury turun karena didorong kekhawatiran investor pada melemahnya data pertumbuhan ekonomi AS di kuartal III 2018.

Ahmad memproyeksikan hari ini rupiah berpotensi menguat karena indeks dollar AS terkoreksi akibat koreksi yang terjadi di pasar saham AS.

"Yield SUN seri acuan 10 tahun diperkirakan bergerak turun didorong oleh penguatan rupiah dan turunnya yield US treasury," kata Ahmad dalam risetn, Rabu (24/10).

Ahmad memproyeksikan yield SUN 10 tahun bergerak di rentang 8.65%- 8.77%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×