kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Tingkat yield SUN berpotensi turun karena faktor ini


Rabu, 24 Oktober 2018 / 10:41 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah raup 12 triliun dari Lelang SUN


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil atau yield Surat Utang Negara (SUN) berpotensi bergerak turun karena penguatan rupiah dan turunnya yield US Treasury.

I Made Adi Saputra Analis Fixed Income MNC Sekuritas mencatat imbal hasil pada perdagangan Selasa (23/10) ditutup dengan kecenderungan turun terutama pada surat utang terutama dari negara maju yang dianggap sebagai aset safe haven di tengah koreksi yang terjadi di pasar saham global.

Sementara, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun ditutup turun 2 basis poin ke 3,16%. Ahmad Mikail Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan yield US Treasury turun karena didorong kekhawatiran investor pada melemahnya data pertumbuhan ekonomi AS di kuartal III 2018.

Ahmad memproyeksikan hari ini rupiah berpotensi menguat karena indeks dollar AS terkoreksi akibat koreksi yang terjadi di pasar saham AS.

"Yield SUN seri acuan 10 tahun diperkirakan bergerak turun didorong oleh penguatan rupiah dan turunnya yield US treasury," kata Ahmad dalam risetn, Rabu (24/10).

Ahmad memproyeksikan yield SUN 10 tahun bergerak di rentang 8.65%- 8.77%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×