kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.018   55,00   0,31%
  • IDX 5.764   68,86   1,21%
  • KOMPAS100 747   11,89   1,62%
  • LQ45 568   11,29   2,03%
  • ISSI 199   0,82   0,41%
  • IDX30 323   6,94   2,20%
  • IDXHIDIV20 397   8,35   2,15%
  • IDX80 85   1,53   1,83%
  • IDXV30 108   1,46   1,37%
  • IDXQ30 104   1,89   1,85%

Tiga Pilar Sejahtera (AISA) dan 49 emiten lainnya masuk notasi saham khusus dari BEI


Jumat, 22 November 2019 / 12:21 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi BEI.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyematkan notasi khusus kepada 50 perusahaan. Notasi ini diberikan dengan kriteria ada permohonan pernyataan pailit, permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dan laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif. 

Selain itu, perusahaan bisa masuk notasi khusus dari otoritas apabila laporan keuangan terakhir menunjukkan tidak ada pendapatan usaha, adanya opini tidak wajar dai akuntan publik, adanya opini disclaimer dai akuntan publik dan perusahaan tercatat belum menyampaikan laporan keuangan. 

Baca Juga: Notasi I-Suite di ticker saham tingkatkan kewaspadaan investor

Salah satunya, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) masuk dalam notasi khusus BEI. Alasannya perusahaan belum menyampaikan laporan keuangan. 
Berdasarkan penelusuran Kontan.co.id, AISA belum menyampaikan laporan keuangan sejak kuartal I-2018 hingga kuartal III-2019. Laporan keuangan tahunan 2017 baru disampaikan pada pertengahan Juni 2018. 

Pada Kamis (21/11) BEI juga memperingatkan AISA bahwa perusahaan ini berpotensi delisting. "Sehubungan dengan hal tersebut, maka saham perusahaan telah disuspensi selama 15 bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 5 Juli 2020," tulis Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI Adi pratomo Aryanto dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Irvan Susandy, Kamis (21/11). 

Adapun 50 perusahaan yang masuk notifikasi khusus BEI per 21 November 2019 adalah:

1. PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM)
2. PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI)
3. PT Modern Internasional Tbk (MDRN)
4. PT Argo Pantes Tbk (ARGO)
5. PT Global Teleshop Tbk (GLOB)
6. PT Golden Plantation Tbk (GOLL)
7. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA)
8. PT Sugih Energy Tbk (SUGI)
9. PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)
10. PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO)




TERBARU

[X]
×