kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.980
  • EMAS697.000 -0,71%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

The Fed kirim sinyal akan memangkas bunga, dollar AS melemah atas euro


Kamis, 20 Juni 2019 / 16:46 WIB

The Fed kirim sinyal akan memangkas bunga, dollar AS melemah atas euro
ILUSTRASI. Kurs dollar AS - Euro eropa

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pernyataan Bank Sentral Amerika Serikat (AS/The Fed) yang memberi sinyal untuk memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat, membuat mata uang dollar AS (USD) loyo terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk euro (EUR). Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis (20/6) pukul 15:55 WIB, pasangan kurs EUR/USD naik 0,58% ke level 1,1291.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal memperkirakan pasangan kurs tersebut berpotensi naik terbatas pada perdagangan Jumat (21/6). "Pemicunya masih sama, karena hasil rapat Federal Open Market Committe (FOMC) menyusul pernyataan Bank Sentral Eropa (ECB) sebelumnya. Dua bank sentral itu cenderung dovish terhadap kebijakan moneter," jelas Faisyal kepada Kontan, Kamis (20/6).


Berdasarkan hasil pertemuan The Fed semalam, Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell memberikan sinyal pemangkasan suku bunga acuan memungkinkan dilakukan pada bulan depan. Hal ini sekaligus memperkuat pandangan pasar bahwa The Fed kemungkinan akan menggunting suku bunga acuan hingga tiga kali di tahun ini.

Dalam rapat FOMC, Rabu (19/6), Powell mengumumkan bahwa the fed fund rate (FFR) tetap di rentang 2,25% - 2,5%. Adapun sinyal untuk memangkas FFR di bulan depan, dilakukan demi mengantisipasi risiko perang dagang dan sekaligus inflasi AS yang rendah. Hingga akhir tahun ini inflasi AS diprediksi hanya sekitar 1,5%.

Di sisi lain, akhir pekan ini sejumlah negara Uni Eropa bakal merilis data ekonomi, seperti indeks jasa dan indeks manufaktur di Jerman dan zona euro. Menurut Faisyal, jika data tersebut berada di bawah ekspektasi, bukan tidak mungkin pasangan EUR/USD akan terhempas pada perdagangan besok.

"Apalagi, pandangan Gubernu ECB Mario Draghi yang mengindikasikan dovish terhadap kebijakan moneternya," imbuhnya.

Faisyal merekomendasikan sell on rally untuk pasangan EUR/USD pada perdagangan besok (21/6). Hal ini diikuti indikator teknikal di mana harga sudah berada di atas MA 50, MA 100 dan MA 200. Sedangkan untuk MACD berada di area 0,0008 yang mengindikasikan bullish.

Indikator RSI berada di area 66,70 yang mengindikasikan harga sudah jenuh beli. Sedangkan untuk Stochastic berada di area 92,32 yang berada di area jenuh beli, sehingga perlu diwaspadai ketika data ekonomi zona euro di bawah ekspektasi.

Adapun rentang pergerakan pasangan EUR/USD untuk perdagangan Jumat (21/6), yakni di level support 1,1240; 1,1180; 1,115. Sedangkan level resistance berada di 1,1330; 1,1400; dan 1,1485.


Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0658 || diagnostic_web = 0.3507

Close [X]
×