kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.938   -50,00   -0,28%
  • IDX 6.145   23,17   0,38%
  • KOMPAS100 797   3,92   0,49%
  • LQ45 610   2,00   0,33%
  • ISSI 213   1,36   0,64%
  • IDX30 338   0,76   0,23%
  • IDXHIDIV20 430   3,09   0,72%
  • IDX80 91   0,41   0,45%
  • IDXV30 116   1,09   0,95%
  • IDXQ30 110   0,70   0,64%

Terus memerah, ini komentar analis IHSG sesi kedua


Jumat, 20 Juni 2014 / 13:36 WIB
Suasana lokasi pembangunan Istana Presiden di IKN, Kalimantan Timur.


Reporter: | Editor: Fransiska Firlana

JAKARTA. Meski dibuka di zona hijau, namun kekuatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memudar menjelang akhir penutupan sesi I hari ini (20/6). Alhasil, pada pukul 11.30 WIB, indeks tercatat turun 0,18% menjadi 4.855,62.

Secara teknikal, Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, indeks diprediksi masih akan melanjutkan fase konsolidasinya. Sebab, sepanjang sesi pertama tadi IHSG masih enggan bergerak keluar dari range support 4.854-4.903.

"Target resistance terdekat 4.884 saja belum berhasil ditembus, sehingga indeks masih malas keluar dari zona konsolidasi sembari menunggu momen yang tepat untuk berbalik arah," jelas William.

Untuk sesi kedua nanri, dia merekmendasikan saham ROTI, GGRM, SMMT, PWON, INDF, BBTN, BBCA, dan BBTN.

Sementara David Sutyanto Analis First Asia Capital bilang, support pertama IHSG saat ini ada di level 4.850. Jika berhasil ditembus, maka indeks akan menuju support 4.830. Adapun rentang resistance IHSG ada di 4.890-4.910.

Posisi pergerakan rupiah terhadap dollar AS, posisi transaksi berjalan tahun ini, dan pergerakan bursa global yang tengah cenderung flat menjadi faktor penggerak IHSG delain sentimen pemilu.

"Indeks masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi, meski berpeluang rebound namun sifatnya terbatas," pungkas David.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×