kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Terus melonjak, saham TKIM dan INKP belum akan masuk UMA


Rabu, 30 Mei 2018 / 11:50 WIB
Terus melonjak, saham TKIM dan INKP belum akan masuk UMA
ILUSTRASI. RUPS Tjiwi Kimia TKIM


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham-saham perusahaan kertas yang memiliki afiliasi dengan grup Sinarmas, yakni PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) terus memperlihatkan kenaikan yang signifikan meski indeks cenderung volatile dalam beberapa waktu terakhir.

Secara year to date (ytd) saham TKIM sudah mencatatkan kenaikan harga sebesar 358%. Harga saham INKP juga sudah mencatatkan kenaikan sebesar 210% ytd. Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan bahwa jika kenaikan terjadi secara gradual dan memiliki alasan artinya tak ada masalah.

"Kalau naik pelan, investor bertambah, dan transaksi banyak ya tidak apa-apa, dan tak akan kami masukkan Unusual Market Activity (UMA)," kata Tito, Rabu (30/5).

Apalagi jika fundamental emiten bagus dan juga perusahaan memiliki banyak proyek baru sehingga menarik bagi investor, BEI tak akan memasukkan saham emiten tersebut ke UMA. Bahkan menurut Tito, ada perusahaan yang sudah mencatatkan kenaikan hingga 1.000% dalam jangka waktu tak terlalu lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×