kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Terus berekspansi, Chandra Asri (TPIA) berkomitmen tambah kapasitas produksi


Selasa, 24 September 2019 / 18:41 WIB
ILUSTRASI. Ujicoba Produksi Pabrik Petrokimia Butadiene Indonesia


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Saat ini pun, pemeliharaan regular Turn-Around Maintenance (TAM) yang dimulai pada awal Agustus 2019 juga hampir selesai. TAM dilakukan untuk memastikan keadaan pabrik agar tetap optimal sehingga menjamin produksi TPIA.

Lebih lanjut, TPIA juga tengah proses membangun pabrik CAP 2 yang sedang memasuki tahap kajian dengan strategic investor. Sedangkan tahap finance investment decision akan dilakukan pada kuartal keempat tahun 2020.

Baca Juga: Kota Satu Properti (SATU) jalin kerjasama pengelolaan Stay Majapahit Kostel

Nantinya, setelah tahap finance investment decision selesai, maka TPIA akan segera merealisasikan pembangunan pabrik CAP2 pada 2021. “Dengan target selesai pembangunan di enam bulan pertama tahun 2024,” terang Suryandi.

Total investasi pabrik baru ini berkisar US$ 5 miliar. Diperkirakan pabrik ini membutuhkan lahan 200 hektare dan saat ini TPIA sudah memiliki 65%nya.

Nantinya, CAP 2 akan berkapasitas 4 juta ton. Sehingga jika ditotal dengan kapasitas eksisting TPIA saat ini, kapasitas TPIA nantinya sekitar 8 juta ton per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×