kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Tertekan Rilis Data Ekonomi AS dan China, Rupiah Ditutup Melemah, Kamis (31/7)


Kamis, 31 Juli 2025 / 17:34 WIB
Tertekan Rilis Data Ekonomi AS dan China, Rupiah Ditutup Melemah, Kamis (31/7)
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di Jakarta. Nilai tukar rupiah berbalik melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (31/7). Sejumlah rilis data ekonomi dari AS dan China masih menjadi sentimen negatif yang membayangi pergerakan mata uang Garuda.KONTAN/Cheppy A. Muchlis/28/07/2025


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berbalik melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (31/7). Sejumlah rilis data ekonomi dari AS dan China masih menjadi sentimen negatif yang membayangi pergerakan mata uang Garuda.

Melansir Bloomberg, rupiah di pasar spot pada perdagangan Kamis (31/7) ditutup di level 16.456 per dolar AS. Mata uang Garuda turun 0,31% dari perdagangan sehari sebelumnya.

Sementara itu, berdasarkan data JISDOR BI, rupiah melemah 0,44% ke 16.459 per dolar AS.

Baca Juga: Kurs Rupiah Melemah 1,34% ke Rp 16.456 Sepanjang Juli 2025 di Tengah Tekanan Global

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan pelemahan rupiah seiring dengan penguatan dolar AS yang didorong oleh data produk domestik bruto (PDB) kuartal II-2025 yang lebih kuat dari perkiraan.

Tak hanya itu, data manufaktur Tiongkok yang terkontraksi dan lebih lemah turut menekan mata uang regional, termasuk rupiah.

Untuk besok Jumat (1/8), investor cenderung menghindari risiko menjelang tenggat waktu penerapan tarif Trump pada 1 Agustus 2025.

Baca Juga: Dibuka Melemah, Rupiah Masih Berpotensi Menguat Hari Ini (31/7)

“Investor terus memantau perkembangan seputar tarif terutama negosiasi antara AS dan China,” kata Lukman kepada Kontan, Kamis (31/7).

Selain kekhawatiran mengenai tarif, rupiah berpotensi masih tertekan oleh rilis data ekonomi AS malam ini, yaitu inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE).

Dus, Lukman memprediksi, rupiah besok Jumat (1/8) akan ditutup di rentang Rp 16.400 - Rp 16.550.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×