kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tertekan profit taking


Rabu, 05 Desember 2012 / 06:22 WIB
ILUSTRASI. Makanan halal. 


Reporter: Surtan PH Siahaan, Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Bayang-bayang ketidakpastian fiscal cliff membuat pasar cenderung gamang. Akibatnya, investor cenderung profit taking. Selasa (4/12), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok 0,76% ke level 4.269,65.

Erick Ng, analis Magnus Capital bilang, tidak ada sentimen positif yang akan menggerakan IHSG. "Tidak adanya kepastian penyelesaian fiscal cliff di AS akan membuat indeks berada di posisi bearish," ujar dia.

Purwoko Sartono, analis Panin Sekuritas mengungkapkan, sentimen dari dalam negeri juga belum bagus. Investor masih khawatir naiknya upah minimum provinsi (UMP) akan berdampak pada ekonomi. Rencana BI menaikkan batas uang muka kredit kendaraan untuk bank syariah bisa berdampak pada penjualan otomotif.

Purwoko memperkirakan, IHSG, hari ini, akan menguat di kisaran 4.250 - 4.310, karena tekanan jual berkurang. Sedangkan, Erick memprediksi, IHSG ada di 4.250 - 4.320.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×