kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Tertekan di Akhir Pekan, Simak Proyeksi Rupiah pada Perdagangan Senin (1/12)


Minggu, 30 November 2025 / 10:38 WIB
Tertekan di Akhir Pekan, Simak Proyeksi Rupiah pada Perdagangan Senin (1/12)
ILUSTRASI. Redam Gejolak-Petugas menghitung uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Bank Mandiri, Jakarta, Senin (29/09/2025). Nilai tukar rupiah melemah 0,23% terhadap dolar AS pada Jumat (28/11/2025) dan diperkirakan akan melanjutkan tren pelemahan pada Senin (1/12/2025).


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (28/11/2025). Analis pun memperkirakan rupiah akan melanjutkan tren pelemahan pada Senin (1/12/2025).

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,23% secara harian ke Rp 16.675 per dolar AS. Namun jika dilihat dalam sepekan, rupiah menguat 0,24% dari posisinya di Jumat (21/11/2025) yang berada di level Rp 16.716 per dolar AS.

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,10% secara harian ke Rp 16.661 per dolar AS.

Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari Mirae Untuk Awal Pekan (24/11)

Adapun dalam sepekan, rupiah jisdor menguat 0,34% dalam sepekan dari posisinya di level Rp 16.719 per dolar AS pada Jumat (21/11/2025).

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan Rupiah pada hari Senin masih mengalami tekanan. 

Pelemahan tersebut dipengaruhi oleh sentimen eksternal, seperti tekanan yang terjadi karena penguatan dolar AS. Selain itu ada kehati-hatian investor dalam mengantisipasi rilis data inflasi perdagangan Indonesia.

"Data inflasi ini dapat mempengaruhi kebijakan suku bunga Bank Indonesia ke depannya," kata Lukman kepada Kontan, Jumat (28/11/2025).

Hal sama pula disampaikan oleh Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi. Ibrahim memperkirakan rupiah akan melemah pada Senin besok karena sentimen data ekonomi AS yang tertunda dirilis sejauh ini menunjukkan gambaran yang beragam akan kesehatan ekonomi Amerika Serikat.

Baca Juga: Didorong Ekspektasi Penurunan Suku Bunga, Cermati Proyeksi Rupiah Rabu (26/11)

Katanya, saat ini secara data seharusnya rupiah msngalami penguatan. Tetapi rupanya rupiah terus melemah. "Ini membuktikan bahwa pasar masih ragu untuk masuk di pasar finansial di Indonesia," jelas Ibrahim.

Dengan berbagai sentimen di atas, Ibrahim memproyeksi mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang  Rp 16.670 hingga Rp 16.710 per dolar AS pada Senin (1/12/2025). 

Sementara Lukman memperkirakan rupiah akan berada di kisaran Rp 16.600 sampai Rp 16.750 per dolar AS.

Selanjutnya: Semua Roblox The Forge Codes November 2025: Dapatkan Kesempatan Reroll Gratis!

Menarik Dibaca: 6 Tanda Jelas Kamu Sudah Harus Punya Asuransi Kesehatan Supaya Hidup Lebih Aman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×