kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Terpukul aksi jual asing, IHSG tumbang 2,5%


Senin, 30 November 2015 / 17:10 WIB


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Aksi jual asing memukul bursa di hari terakhir November. Indeks Harga Saham Gabungan, Senin (30/11) ditutup kehilangan 114,486 poin atau 2,5% sore ini menjadi 4.446,46. 

Transaksi hari ini terbilang ramai. Lihat saja, ada 8,22 miliar saham diperdagangkan, dengan nilai mencapai Rp 10,45 triliun.

Di pasar reguler, asing melakukan penjualan Rp 7,7 triliun, menjadikan net sell hari ini mencapai Rp 500 miliar.  

Sepuluh sektor tenggelam. Sektor keuangan paling terpukul dengan penurunan 3,97%, diikuti aneka indutri sebesar 3,96%. 

"Hampir semua saham big caps terkena aksi jual asing di tengah ekspektasi semakin dekatnya kenaikan Fed rate," kata analis teknikal Bahana Securities Muhammad Wafi. 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) merosot sampai 9,85% menjadi Rp 2.665 per saham, disusul PT Indfood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang turun 9,72% menjadi Rp 4.875 per saham. 

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga melorot 5,89% menjadi Rp 12.375 per saham dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kehilangan 5,29% sahamya menjadi Rp 8.500 per saham. 

Secara teknikal, IHSG turun disertai volume. Sehingga, Wafi meramal besok indeks masih kembali diterpa aksi jual. PErgerakan saham di kisaran 4.415-4.500. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×