kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Terpicu Jepang, bursa Asia ikut kontraksi


Senin, 17 November 2014 / 08:22 WIB
ILUSTRASI. Berburu kuliner legendaris nusantara di puncak acara perayaan HUT ke-34 FIFGROUP


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia tampak tak bertenaga padapada transaksi perdagangan awal pekan (17/11). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.59 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific tergerus 0,5%. Indeks Topix Jepang menyeret bursa Asia dengan penurunan 0,8% menjadi 1.389,95. Sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,9% menjadi 17.332,23.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,5% di Sydney. Sedangkan indeks Kospi Korea Selatan di Seoul tak banyak mengalami perubahan dan indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,1%.

Faktor yang mempengaruhi bursa Asia pagi ini di antaranya perekonomian Negeri Sakura yang secara tidak terduga mengalami kontraksi untuk dua kuartal berturut-turut pada kuartal III.

Data yang dirilis oleh Kementrian Jepang menunjukkan, Produk Domestik Bruto (PDB) turun 1,6% pada tiga bulan yang berakhir September. Sebagai perbandingan, nilai tengah analis yang disurvei Bloomberg memprediksi adanya kenaikan sebesar 2,2%.

"Sudah resmi, sekarang Jepang mengalami resesi. Kebijakan moneter harus dilakukan untuk mengatasi resesi. Langkah selanjutnya adalah penundaan rencana kenaikan pajak tahun depan sudah hampir pasti dilakukan," jelas Jesper Koll, the head of Japan equity research JPMorgan Chase & Co.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×