kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Terkena isu PPnBM, saham emiten gadget berguguran


Jumat, 04 April 2014 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Merokok adalah salah satu penyebab kolesterol tinggi.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan harga saham emiten distributor hari ini, (4/4), sedang kurang menarik. Tengok saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang saat ini turun 2% ke level Rp 1.515.

Padahal, hari-hari sebelumnya saham emiten ini bergerak di zona hijau secara berturut-turut. Saham PT Tiphone Moblie Indonesia Tbk (TELE) juga turun 0,63% ke level Rp 795 per saham.

"Ini tak terlepas dari sentimen PPnBM untuk ponsel yang bisa menekan penjualan mereka," ujar Reza Priyambada selaki kepala Riset Trust Securities, (4/4).

Apalagi, saham-saham tersebut, khususnya ERAA sudah naik cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kebetulan, indeks hari ini juga masih betah di zona merah. "Jadi, memang ada sentimen tambahan untuk saham-saham tersebut," pungkas Reza.

Mengingatkan saja, pemerintah memiliki wacana untuk mengenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 20% untuk gadget dengan harga diatas Rp 5 juta. Lewat kebijakan ini, pemerintah berharap bisa menekan impor ponsel hingga 50%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×