kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Terkena isu PPnBM, saham emiten gadget berguguran


Jumat, 04 April 2014 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Merokok adalah salah satu penyebab kolesterol tinggi.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan harga saham emiten distributor hari ini, (4/4), sedang kurang menarik. Tengok saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang saat ini turun 2% ke level Rp 1.515.

Padahal, hari-hari sebelumnya saham emiten ini bergerak di zona hijau secara berturut-turut. Saham PT Tiphone Moblie Indonesia Tbk (TELE) juga turun 0,63% ke level Rp 795 per saham.

"Ini tak terlepas dari sentimen PPnBM untuk ponsel yang bisa menekan penjualan mereka," ujar Reza Priyambada selaki kepala Riset Trust Securities, (4/4).

Apalagi, saham-saham tersebut, khususnya ERAA sudah naik cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kebetulan, indeks hari ini juga masih betah di zona merah. "Jadi, memang ada sentimen tambahan untuk saham-saham tersebut," pungkas Reza.

Mengingatkan saja, pemerintah memiliki wacana untuk mengenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 20% untuk gadget dengan harga diatas Rp 5 juta. Lewat kebijakan ini, pemerintah berharap bisa menekan impor ponsel hingga 50%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×