kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Terkena isu PPnBM, saham emiten gadget berguguran


Jumat, 04 April 2014 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Merokok adalah salah satu penyebab kolesterol tinggi.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan harga saham emiten distributor hari ini, (4/4), sedang kurang menarik. Tengok saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang saat ini turun 2% ke level Rp 1.515.

Padahal, hari-hari sebelumnya saham emiten ini bergerak di zona hijau secara berturut-turut. Saham PT Tiphone Moblie Indonesia Tbk (TELE) juga turun 0,63% ke level Rp 795 per saham.

"Ini tak terlepas dari sentimen PPnBM untuk ponsel yang bisa menekan penjualan mereka," ujar Reza Priyambada selaki kepala Riset Trust Securities, (4/4).

Apalagi, saham-saham tersebut, khususnya ERAA sudah naik cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kebetulan, indeks hari ini juga masih betah di zona merah. "Jadi, memang ada sentimen tambahan untuk saham-saham tersebut," pungkas Reza.

Mengingatkan saja, pemerintah memiliki wacana untuk mengenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 20% untuk gadget dengan harga diatas Rp 5 juta. Lewat kebijakan ini, pemerintah berharap bisa menekan impor ponsel hingga 50%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×