kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terkena isu PPnBM, saham emiten gadget berguguran


Jumat, 04 April 2014 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Merokok adalah salah satu penyebab kolesterol tinggi.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan harga saham emiten distributor hari ini, (4/4), sedang kurang menarik. Tengok saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang saat ini turun 2% ke level Rp 1.515.

Padahal, hari-hari sebelumnya saham emiten ini bergerak di zona hijau secara berturut-turut. Saham PT Tiphone Moblie Indonesia Tbk (TELE) juga turun 0,63% ke level Rp 795 per saham.

"Ini tak terlepas dari sentimen PPnBM untuk ponsel yang bisa menekan penjualan mereka," ujar Reza Priyambada selaki kepala Riset Trust Securities, (4/4).

Apalagi, saham-saham tersebut, khususnya ERAA sudah naik cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kebetulan, indeks hari ini juga masih betah di zona merah. "Jadi, memang ada sentimen tambahan untuk saham-saham tersebut," pungkas Reza.

Mengingatkan saja, pemerintah memiliki wacana untuk mengenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 20% untuk gadget dengan harga diatas Rp 5 juta. Lewat kebijakan ini, pemerintah berharap bisa menekan impor ponsel hingga 50%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×