kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.180
  • EMAS662.000 0,30%
  • RD.SAHAM 0.08%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Terdorong isu perlambatan ekonomi global, harga emas terus menanjak

Jumat, 11 Januari 2019 / 19:28 WIB

Terdorong isu perlambatan ekonomi global, harga emas terus menanjak
ILUSTRASI. Emas batangan

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pamor emas masih terbilang mengilap di tengah periode perundingan dagang antara AS dan China dan isu perlambatan ekonomi global.

Mengutip Bloomberg pada Jumat (11/1) pukul 18.00 WIB, harga emas untuk kontrak pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange berada di level US$ 1.293,10 per ons troi. Angka ini naik 0,44% dari posisi perdagangan kemarin, sedangkan dalam sepekan harga emas sudah naik 0,56%.


Direktur Garuda Berjangka Ibrahim menyatakan, harga emas bergerak cukup fluktuaktif ketika masa perundingan dagang antara AS dan China berlangsung hingga Rabu (9/1) silam. Kedua negara sepakat untuk melanjutkan perundingan ke tahap kedua yang rencananya digelar di AS walau waktunya belum ditetapkan secara pasti.

“Berlanjutnya pertemuan dagang memperlihatkan masih banyak hal yang akan dibicarakan secara serius oleh AS dan China,” kata dia.

Di samping itu, emas masih sulit digoyahkan dari statusnya sebagai aset safe haven seiring potensi perlambatan ekonomi global yang kian mendekati kenyataan. Hal ini didukung oleh melemahnya data indeks manufaktur di sejumlah negara ekonomi kuat di dunia seperti AS, China, hingga Prancis.

Isu perlambatan ekonomi global pula yang membuat The Federal Reserves memutuskan untuk lebih berhati-hati dalam menerapkan kebijakan kenaikan suku bunga acuan AS.

Terlepas dari itu, Ibrahim menilai emas akan menghadapi tantangan berat yang berasal dari sentimen voting Brexit pada pertengahan pekan depan. Tidak sedikit pihak yang ragu bahwa voting tersebut kembali menemui kegagalan. Apalagi, Perdana Menteri Theresa May masih terus mendapat tekanan dari pihak oposisi di parlemen Inggris.

“Jika voting gagal, indeks dollar AS berpeluang menguat sehingga menekan harga emas,” ujarnya.

Dari sisi teknikal, posisi bollinger dan moving average 60% di atas bollinger tengah. Indikator stochastic 70% positif sedangkan MACD 60% negatif. Adapun indikator RSI menunjukkan posisi wait and see.

Ibrahim memperkirakan, harga emas akan bergerak di kisaran US$ 1.290,50—US$ 1.295,70 per ons troi pada Senin (14/1) nanti. Untuk sepekan ke depan, harga emas ditaksir berada di area US$ 1.285,80—US$ 1.298,55 per ons troi.

Reporter: Dimas Andi
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0565 || diagnostic_web = 0.3520

Close [X]
×