Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.436
  • SUN94,17 -0,23%
  • EMAS659.000 0,61%

Tentukan porsi investor ritel saat IPO, penjamin emisi ajak OJK diskusi

Rabu, 05 Desember 2018 / 20:28 WIB

Tentukan porsi investor ritel saat IPO, penjamin emisi ajak OJK diskusi
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana mengeluarkan aturan baru yang bakal memperbesar porsi investor ritel dalam penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Rencana ini mendapat respons positif dari para penjamin emisi efek.

Namun, Direktur Utama PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto berharap OJK mengajak duduk bersama dengan para penjamin emisi untuk membahas porsi yang sesuai untuk investor retail, sebelum kebijakan tersebut diterapkan.

"Hanya saja, ada beberapa hal yang kita kaji dari sisi angka. Angkanya itu yang harus kita exercise, jangan sampai mengambil keputusan yang salah, karena berdasarkan data yang enggak akurat," kata Octavianus Senin (5/12).

Ia mengatakan, agar aturan yang tengah dirancang OJK tersebut dapat langsung sukses saat diterapkan kelak, proses kajiannya pun perlu dilakukan dengan benar. Meskipun semangat OJK ingin memperluas porsi investor ritel, namun besaran angka harus dibicarakan.

"Artinya, dengan aturan yang tengah dirancang akan membentuk harga di awal. Tapi, kalau jumlahnya (porsi) terlalu besar buat ritel, kita tahu retail sangat short term. Ini bisa merusak struktur dari IPO itu sendiri," jelasnya.

Selain itu, menurut Octavianus, jika porsi investor ritel terlalu besar bisa membuat emiten merasa tidak terlalu nyaman. Ditambah lagi, underwriter jadi memiliki kewajiban moral lebih untuk menyukseskan IPO.

"Jadi kita hanya bicara angka saja, kita enggak masalah jika porsi ditentukan OJK namun perlu dibicarakan bersama," ujarnya.

Octavianus mengaku, saat ini pihaknya belum bisa menentukan berapa porsi ideal yang bisa direkomendasikan ke OJK. "Menurut saya, data data yang outlayer harusnya dikeluarkan. Jadi kita bisa dapat data murni seberapa besar jumlah ritel. Kalau kita bikin suatu peraturan yang terlalu ketat, jadinya malah kontraproduktif. Jadi semangatnya oke, tapi ayo kita bedah lagi datanya," imbuhnya.

Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Komarul Hidayat

Video Pilihan

Tag
TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.3188 || diagnostic_web = 3.6523

Close [X]
×