Reporter: Handoyo, Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas turun setelah kemarin melambung tinggi. Rabu (10/11) pukul 12.25 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.826,83 per ons troi. Harga emas melemah tipis 0,28% dari penutupan perdagangan sebelumnya.
Investor menunggu rilis inflasi pada hari ini. Inflasi diperkirakan masih tinggi sehingga nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah. Pelemahan kurs dolar AS menyebabkan harga emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
"Investor berhati-hati di dekat US$ 1.830-US$ 1.835 karena kita belum dapat menembusnya ke sisi atas pada bulan Juli dan Agustus," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago kepada Reuters.
Bank-bank sentral utama pekan lalu mengindikasikan suku bunga akan tetap rendah dalam waktu dekat. Alhasil, daya tarik emas masih tinggi di tengah imbal hasil rendah.
Baca Juga: Prediksi IHSG Rabu (10/11) di zona hijau, ini rekomendasi 3 saham untuk trading
Namun, pasar tenaga kerja AS yang ketat dan gangguan rantai pasokan global dapat mengakibatkan harga konsumen AS yang tinggi pada hari Rabu (10/11).
"Jika pasar melihat angka indeks harga konsumen di atas ekspektasi maka argumen pasti akan pergi bahwa Federal Reserve sekarang harus menaikkan lebih cepat," kata analis Quantitative Commodity Research Peter Fertig. Tapi dia menambahkan bahwa The Fed tidak akan serta merta mengerek suku bunga karena berpegang bahwa lonjakan harga hanya sesaat.
Juga mendukung emas, imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun merosot ke 1,4271%.
Baca Juga: Simak harga emas hari ini di Pegadaian, Rabu 10 November 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News