Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tempo Scan Pacific Tbk. (TSPC) menggandeng perusahaan farmasi asal China, Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd., untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture) yang akan fokus mengembangkan bisnis biopharmaceutical di Indonesia.
Rencana pembentukan perusahaan patungan itu diungkapkan TSPC melalui keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (17/7/2026). Kedua perusahaan akan mendirikan entitas baru bernama PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia, yang diharapkan menjadi kendaraan strategis untuk memperluas pengembangan dan pemasaran produk bioterapi di pasar domestik.
Langkah ini menandai keseriusan Tempo Scan Pacific dalam menangkap peluang pertumbuhan sektor biopharmaceutical, yang diproyeksikan terus meningkat seiring berkembangnya kebutuhan layanan kesehatan berbasis teknologi dan terapi biologis di Indonesia.
Baca Juga: Saham Tempo Scan (TSPC) Punya Prospek Menguat di 2026, Cek Rekomendasi Analis
Kolaborasi tersebut mempertemukan dua kekuatan besar di industri farmasi. Tempo Scan Pacific memiliki pengalaman panjang di pasar Indonesia dengan jaringan distribusi yang luas serta portofolio produk yang kuat. Sementara itu, Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group dikenal sebagai salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Tiongkok yang memiliki kompetensi di bidang riset, teknologi, dan produksi biopharmaceutical.
Melalui sinergi ini, kedua perusahaan berharap dapat mempercepat transfer teknologi di bidang farmasi modern sekaligus menghadirkan produk-produk bioterapi berkualitas tinggi yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat Indonesia.
Manajemen Tempo Scan Pacific menjelaskan bahwa proses pembentukan perusahaan patungan tersebut dilakukan sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
TSPC belum mengungkapkan nilai investasi maupun komposisi kepemilikan saham masing-masing pihak dalam PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia. Informasi tersebut akan disampaikan setelah seluruh dokumen legal terkait pendirian perusahaan patungan ditandatangani secara resmi.
Dengan terbentuknya joint venture ini, Tempo Scan Pacific tidak hanya memperluas portofolio bisnisnya, tetapi juga membuka peluang bagi percepatan pengembangan industri biopharmaceutical di Indonesia melalui kolaborasi dengan pemain global yang memiliki pengalaman dan teknologi mutakhir.
Hingga kuartal I tahun 2026, perusahaan ini mengantongi pendapatan sebesar Rp 3,41 triliun, naik 4,12% secara tahunan. Sedangkan laba bersih TSPC turun 14,03% secara tahunan menjadi Rp 351,81 miliar.
Pada periode tersebut kontribusi pendapatan dari segmen farmasi mencapai Rp 1,1 triliun, produk konsumen dan kosmentik Rp 1,22 triliun. Sementara jasa distribusi sebesar Rp 1,09 triliun.
Harga saham TSPC turun 0,38% di level Rp 2.590 per saham pada Senin (20/7/2026). Sementara itu dalam lima hari saham TSPC naik 3,6%.
Baca Juga: Fundamental Dinilai Solid, Cermati Rekomendasi Saham Tempo Scan (TSPC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
