kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.887.000   7.000   0,24%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Fundamental Dinilai Solid, Cermati Rekomendasi Saham Tempo Scan (TSPC)


Sabtu, 24 Januari 2026 / 11:50 WIB
Fundamental Dinilai Solid, Cermati Rekomendasi Saham Tempo Scan (TSPC)
ILUSTRASI. analis memberikan rekomendasi saham Tempo Scan Pacific (TSPC)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) dinilai memiliki prospek yang solid pada 2026, meski menghadapi tekanan penjualan sepanjang tahun 2025.

Buktinya, emiten consumer health ini tetap mampu mencatatkan laba bersih Rp1,13 triliun per September 2025, tumbuh 4,95% secara tahunan (YoY).

Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi menilai, daya tahan fundamental TSPC masih kuat, terutama ditopang segmen consumer health yang bersifat defensif. Produk-produk TSPC memiliki brand equity yang kuat dan cenderung inelastis terhadap perubahan kondisi ekonomi.

“TSPC relatif solid dan defensif karena kekuatan brand equity produknya yang inelastis, sehingga mampu menopang kinerja di tengah tantangan pasar,” ujar Wafi kepada Kontan, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga: Wall Street: Melemah di Akhir Pekan, Gejolak Tarif Trump Menghantui?

Di tengah tekanan penjualan, Wafi menilai strategi efisiensi yang dijalankan perseroan cukup efektif dalam menjaga profitabilitas. Hal tersebut tercermin dari kenaikan laba bersih meski pendapatan tidak tumbuh agresif.

“Efisiensi yang dilakukan cukup efektif. Ini terlihat dari kenaikan laba di tengah tekanan penjualan,” jelasnya.

Dari sisi saham, Wafi menilai masih terdapat ruang penguatan harga saham TSPC pada 2026. Menurutnya, kenaikan saham TSPC sebesar 12,96% sepanjang 2025 belum sepenuhnya mencerminkan nilai wajar perseroan.

“Kenaikan harga saham tahun lalu masih belum mencerminkan valuasi wajarnya. Secara relatif, valuasi TSPC masih undervalued dibandingkan rata-rata industri,” katanya.

 

Ia menambahkan, katalis utama pergerakan saham TSPC tahun ini antara lain ekspektasi dividend yield yang menarik, serta stabilitas nilai tukar rupiah yang dapat membantu menekan biaya bahan baku impor.

Atas dasar tersebut, KISI Sekuritas merekomendasikan buy untuk saham TSPC dengan target harga Rp 3.100 per saham.

Selanjutnya: Tambang Martabe Berperingkat Hijau Dicabut Izinnya Usai Banjir & Longsor di Sumatera

Menarik Dibaca: 9 Manfaat Rutin Makan Buah Pepaya bagi Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×