kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tekanan terhadap rupiah mulai mereda


Sabtu, 29 Juni 2013 / 06:19 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga emas siang ini, Jumat (21/1/2022), produksi Antam dan UBS di Pegadaian. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.


Reporter: Agus Triyono, Cindy Silviana Sukma | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah menguat tipis dalam sepekan ini. Di pasar spot, pasangan USD/IDR Jumat (28/6) melemah 0,06% ke 10.004 selama sepekan. Kurs tengah BI, dollar Amerika melemah 0,31% ke 9.929 sepekan.

Analis Monex Investindo Futures Albertus Christian mengatakan, pergerakan yang sangat tipis ini karena ada kekhawatiran lonjakan inflasi di tahun ini. Pemicunya, kenaikan harga BBM masih membayangi rupiah beberapa waktu lalu.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto bilang, volatilitas di pasar saham mulai berkurang karena pernyataan The Fed tentang penghentian stimulus mereda. Ditambah, ada respon positif dari Moody's akibat kenaikan harga BBM bersubsidi. Rully memperkirakan, pairing USD/IDR stagnan di 9.920-10.000. Albertus memproyeksi, USD/IDR melemah di 9.815-10.150.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×