kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.858   15,00   0,09%
  • IDX 8.219   -46,77   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,24   -0,79%
  • LQ45 830   -9,05   -1,08%
  • ISSI 295   -1,17   -0,40%
  • IDX30 433   -3,18   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -4,08   -0,78%
  • IDX80 129   -1,13   -0,87%
  • IDXV30 143   -0,47   -0,33%
  • IDXQ30 140   -1,39   -0,99%

Tekanan Global Picu Kenaikan Yield SBN dan Turunnya Minat Lelang SUN


Minggu, 25 Januari 2026 / 13:25 WIB
Tekanan Global Picu Kenaikan Yield SBN dan Turunnya Minat Lelang SUN
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di BRI Danareksa Sekuritas, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli

Terkait pelemahan rupiah, Ramdhan menyebut kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya tekanan ekonomi akibat ketidakpastian global.

Situasi ini membuat investor menjadi lebih berhati-hati dan cenderung menahan diri untuk masuk ke pasar obligasi, meskipun kebutuhan terhadap instrumen surat utang tetap ada.

Ke depan, Ramdhan menilai tekanan pasar obligasi masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek, seiring dinamika global yang masih berubah. Namun, dalam jangka lebih panjang, peluang penurunan suku bunga dinilai masih terbuka.

Baca Juga: Penerbitan SBN Meningkat, Yield SBN Diprediksi Turun di 2026

Menurutnya, ketegangan global, termasuk kebijakan tarif dan dinamika hubungan antarnegara besar, bersifat sementara dan berpotensi mereda melalui negosiasi.

Ramdhan memperkirakan dalam dua hingga tiga minggu ke depan pasar masih berpotensi tertekan, namun dalam satu hingga dua bulan ke depan kondisi pasar dapat kembali lebih stabil.

“Kalau kondisi global sudah lebih stabil, itu akan cenderung menguatkan pasar kita. Saya masih cukup optimistis yield bisa mendekati 6,0% lagi di kuartal I 2026,” pungkasnya.

Selanjutnya: Penerbitan SRBI Bikin Bank Enggan Salurkan Kredit, Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Menarik Dibaca: 5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×