kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Tekanan bertubi ke rupiah


Jumat, 21 Juni 2013 / 06:33 WIB
ILUSTRASI. BPOM secara resmi memberikan persetujuan kepada lima vaksin COVID-19 yang dapat digunakan sebagai booster. KONTAN/Baihaki


Reporter: Cindy Silviana Sukma | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Tekanan terhadap rupiah terus berlanjut. Kamis (20/6), di pasar spot pasangan USD/IDR turun 0,44% ke 9.982. Namun, kurs tengah dollar Amerika Serikat di Bank Indonesia naik 0,12% menjadi 9.920.

Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Keuangan Bank Mandiri mengatakan, pernyataan Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, yang ingin mengurangi stimulus moneter hingga akhir 2013 dan menghentikan stimulus tersebut di 2014, memperburuk kondisi rupiah.

Keputusan The Fed tersebut membuat kurs dollar AS menguat. "Pengumuman The Fed ini membuat para investor melarikan modalnya ke Amerika, dan melemahkan Rupiah," ujar Rully.

Namun, potensi penguatan rupiah tetap terbuka. Bila harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi naik, dalam jangka menengah akan mengangkat posisi rupiah. Menurut Rully, investor asing melihat kondisi fiskal akan semakin membaik, sehingga ada harapan lembaga pemeringkat asing menaikkan outlook utang Indonesia.

Albertus Christian, analis Monex Investindo Futures juga bilang, tekanan terbesar rupiah adalah menguatnya dollar AS setelah pernyataan The Fed, kemarin. "Pasar mengantisipasi dengan melarikan dananya ke Amerika setelah Dollar menguat," ujarnya.

Ia menduga, rupiah akan melemah, di 9.940-10.100, hari ini. Sementara, Rully memperkirakan, rupiah di level 9.918-9.972.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×