kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Target sudah terpenuhi, pemerintah batalkan enam lelang SBN di sisa tahun ini


Kamis, 04 November 2021 / 20:29 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah resmi membatalkan sisa penerbitan obligasi pada sisa tahun ini.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah resmi membatalkan sisa penerbitan obligasi pada sisa tahun ini. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam keterangan resminya menjelaskan pembatalan ini seiring dengan sudah terpenuhinya target pembiayaan APBN tahun 2021 yang bersumber dari lelang primer.

“Pembatalan rencana penerbitan SBN di pasar perdana tersebut diputuskan karena target pembiayaan APBN tahun 2021 yang bersumber dari lelang penerbitan SBN sudah terpenuhi dengan mempertimbangkan outlook penerimaan dan belanja negara hingga akhir tahun 2021,” tulis DJPPR dalam keterangan resminya pada Kamis (4/11).

Adapun berdasarkan kalender penerbitan SBN tahun 2021, sebenarnya pemerintah masih menyisakan enam kali lelang primer, masing-masing SBN dan SBSN sebanyak tiga kali lelang. Alhasil, keenam lelang tersebut tidak akan dilaksanakan pada sisa tahun ini.

Baca Juga: Dampak tapering hanya sesaat, investor asing bakal kembali ke pasar SBN

Berikut rinciannya:

  1. Lelang penerbitan SUN tanggal 9 November, 23 November, dan 7 Desember
  2. Lelang penerbitan SBSN tanggal 16 November, 30 November, dan 14 Desember

Lebih lanjut, dalam APBN tahun 2022, pemerintah dimungkinkan untuk melakukan penerbitan SBN pada kuartal keempat tahun 2021 dalam rangka memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN tahun 2022 (prefunding). 

Terkait dengan kemungkinan prefunding tersebut, pemerintah akan terus memantau kondisi makro ekonomi dan pasar keuangan kuartal keempat tahun 2021 serta kebutuhan kas di awal tahun 2022. 

“Pemerintah akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada publik dalam hal akan melakukan prefunding melalui lelang SBN di pasar domestik,” tutup DJPPR dalam pengumuman.

Baca Juga: Banyak penerbitan obligasi korporasi, cermati tips berikut untuk memilih

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×