kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.406.000   2.000   0,14%
  • USD/IDR 16.220
  • IDX 7.263   -50,47   -0,69%
  • KOMPAS100 1.136   -9,92   -0,87%
  • LQ45 917   -6,25   -0,68%
  • ISSI 218   -1,15   -0,53%
  • IDX30 457   -4,04   -0,88%
  • IDXHIDIV20 549   -4,90   -0,89%
  • IDX80 128   -0,90   -0,70%
  • IDXV30 129   -0,84   -0,64%
  • IDXQ30 154   -1,56   -1,00%

Target kenaikan tarif impor China menekan bursa Asia di akhir pekan


Jumat, 06 April 2018 / 08:39 WIB
Target kenaikan tarif impor China menekan bursa Asia di akhir pekan
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat dibuka hijau, bursa Asia berbalik arah ke zona merah pada perdagangan terakhir pekan ini. Jumat (6/4) pukul 8.39 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,27% ke 21.586.

Kospi terkoreksi 0,35% ke 2.429 dan ASX 200 turun 0,19% ke 5.772. Straits Times turun 0,61% ke 3.384. Hanya Hang Seng yang menguat 0,78% ke 29.750.

Penurunan sebagian besar bursa kawasan Asia ini menyusul koreksi produk futures indeks saham Dow Jones, S&P, dan Nasdaq akibat pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Presiden Trump baru saja mengumumkan secara resmi rencana kenaikan tarif impor bagi China hingga US$ 100 miliar.

"Pasar memperhitungkan fakta bahwa sebagian besar pernyataan tarif ini akan sulit direalisasikan sehingga menahan pertumbuhan ekonomi global atau membuahkan hasil," kata Richard Grace, chief currency strategist dan head of international economics Commonwealth Bank of Austtralia dalam pernyataan yang dikutip CNBC.

Reuters melaporkan, produk e-mini futures S&P 500 turun 1,2% setelah pernyataan Trump yang dirilis setelah tutup pasar perdagangan saham AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[ntensive Boothcamp] Business Intelligent with Ms Excel Pre-IPO : Explained

[X]
×