kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

TAPG Bagikan Dividen Rp 1,8 Triliun dari Tahun Buku 2023, Simak Rekomendasi Sahamnya


Kamis, 02 Mei 2024 / 18:55 WIB
TAPG Bagikan Dividen Rp 1,8 Triliun dari Tahun Buku 2023, Simak Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. Triputra Agro Persada (TAPG)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tendi Mahadi

Namun, kata Kiswoyo, sentimen negatif untuk industri CPO di tahun ini adalah jika harga minyak kedelai dan jagung yang lebih rendah dari harga CPO. Jika minyak nabati alternatif lebih murah, kemungkinan permintaan akan CPO menurun. 

“Apalagi, mayoritas negara yang menggunakan CPO masih berasal dari wilayah Asia, khususnya India dan China,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (2/5).

Kiswoyo pun merekomendasikan beli untuk TAPG dengan target harga Rp 750 - Rp 800 per saham.

Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada melihat, kinerja penjualan emiten CPO lebih bergantung dari harga acuan kontrak dengan pelanggan. Alhasil, TAPG tinggal mempertahankan pangsa pasar dan volume jual CPO mereka jika ingin mempertahankan kinerja yang baik di tahun ini.

“Dengan melihat fluktuasi saat ini, kemungkinan harga CPO bergerak di rentang MYR 750 - MYR 800 per ton,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (2/5).

Reza pun merekomendasikan beli  untuk TAPG dengan target harga Rp 725 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×