Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mulai menghasilkan pundi-pundi pendapatan usai beroperasinya Tambang Emas Pani. Alhasil, pendapatan EMAS naik signifikan dan laba bersih perlahan menyusut.
Melansir laporan keuangan per 30 Juni 2026, EMAS meraup pendapatan sebesar US$ 30,85 juta. Ini melesat 36.728,81% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari posisi 30 Juni 2025 sebesar US$ 83.786.
Sejalan dengan kenaikan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan EMAS juga ikut melonjak dari US$ 65.105 per semester I-2025 menjadi US$ 13,46 juta di semester I-2026.
Baca Juga: Harga Emas Berpotensi Melemah Pekan Depan, Cermati Level Support Ini
Ini seiring dengan beroperasinya PT Pani Bersama Tambang secara komersial dan berhasil mencetak pendapatan. Entitas EMAS lainnya yang juga sudah mulai beroperasi secara komersial ada PT PT puncak Emas Tani Sejahtera.
Alhasil, secara operasional EMAS berhasil meraup laba usaha sebesar US$ 2,88 juta pada semester I-2026. Raihan tersebut berbalik dari rugi usaha sebesar US$ 3,5 juta di semester I-2025.
Dari sisi bottom line, EMAS masih menanggung rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 14,87 juta. Angka ini menyusut 7,13% YoY dari US$ 15,05 juta.
Dari sisi neraca, jumlah aset EMAS mencapai US$ 964,32 juta per 30 Juni 2026. Sementara itu, total liabilitas dan ekuitas anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini masing-masing mencapai US$ 602,76 juta dan US$ 361,56 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














