Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aster anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), memperluas bisnis energi ke sektor bahan bakar penerbangan dengan mengakuisisi kepemilikan strategis di Changi Airport Fuel Hydrant Installation Pte. Ltd. (CAFHI).
Transaksi tersebut akan menjadikan Aster sebagai salah satu pemegang saham CAFHI, perusahaan yang menyediakan infrastruktur penyimpanan dan distribusi bahan bakar penerbangan di Bandara Changi Singapura.
Namun, penyelesaian transaksi masih bergantung pada persetujuan yang diperlukan serta pemenuhan sejumlah persyaratan penyelesaian transaksi yang berlaku. Aster belum mengungkapkan nilai maupun persentase saham yang akan diakuisisi.
Baca Juga: BEI Luncurkan IDX Green Equity, HGII, KEEN, dan TOBA Jadi Tiga Saham Hijau Perdana
Deputy CEO Aster Andre Khor mengatakan investasi tersebut memperluas eksposur perusahaan ke sektor bahan bakar penerbangan sekaligus melengkapi bisnis pengolahan dan penyimpanan energi yang telah dimiliki.
“Akuisisi kepemilikan strategis di CAFHI merupakan langkah penting dalam ekspansi Aster ke sektor bahan bakar penerbangan,” jelasnya dalam ketebukaan informasi, Jumat (28/8/2026).
Andre bilang investasi di CAFHI juga memperkuat kapabilitas Aster dalam mendukung kebutuhan energi penerbangan di Singapura dan kawasan. Ini sejalan dengan pengembangan bisnis sustainable aviation fuel (SAF).
Aster saat ini bekerja sama dengan Aether Fuels untuk mengembangkan fasilitas SAF generasi berikutnya di Pulau Bukom. Aster bersama Keppel juga mengkaji pengembangan fasilitas SAF komersial berbasis etanol di Pulau Jurong.
Dengan masuknya Aster ke CAFHI, portofolio tersebut mencakup partisipasi pada penyediaan bahan bakar penerbangan konvensional sekaligus pengembangan bahan bakar penerbangan rendah karbon.
Asal tahu saja, CAFHI merupakan salah satu infrastruktur penting dalam ekosistem bahan bakar penerbangan di Bandara Changi.
CAFHI menyediakan fasilitas penyimpanan dan distribusi bahan bakar untuk mendukung operasional maskapai penerbangan di bandara tersebut.
Baca Juga: PGN (PGAS) Diminta Bayar Kompensasi Kepada Gunvor, Ini Penyebabnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














