kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Suspensi Dibuka, Saham Indo Boga Sukses (IBOS) Melemah 7,61%


Rabu, 13 Maret 2024 / 14:41 WIB
Suspensi Dibuka, Saham Indo Boga Sukses (IBOS) Melemah 7,61%
ILUSTRASI. Restoran Mr Pawon yang dikelola anak usaha PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) di Surabaya.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membuka suspensi saham & waran seri I PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS, IBOS-W) di seluruh pasar pada hari ini, Rabu (13/3).

"Suspensi atas perdagangan saham PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) di pasar reguler dan pasar tunai serta waran seri I PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS-W) di seluruh pasar dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 13 Maret 2024," tulis manajemen BEI, Rabu (13/3).

Saham dan waran seri IBOS & IBOS-W sebelumnya sempat dikenakan suspensi pada perdagangan 5 Maret 2024. Penghentian sementara tersebut dilakukan karena adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham IBOS & IBOS-W.

Baca Juga: BEI Suspensi Saham Citra Putra Realty (CLAY), Ini Penyebabnya

Penghentian sementara perdagangan saham IBOS tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, sedangkan penghentian sementara perdagangan waran seri I IBOS-W dilakukan di seluruh pasar.

Suspensi juga dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Sehari sebelum terkena suspensi, saham IBOS ditutup menguat sebanyak 2,22% menjadi ke harga Rp 920 per saham. Namun, setelah suspensi dibuka, saham IBOS alami penurunan sebanyak 7,61% ke level harga Rp 850 per saham.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×