kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Suspensi dibuka, saham Arkha Jayanti Persada (ARKA) turun 6,67%


Senin, 13 Juli 2020 / 10:05 WIB
Suspensi dibuka, saham Arkha Jayanti Persada (ARKA) turun 6,67%
ILUSTRASI. PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA)


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Arkha Jayanti Persada Tbk dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 13 Juli 2020. Dengan demikian, saham emiten dengan kode ARKA mulai bisa diperdagangkan lagi baik di pasar reguler maupun pasar tunai.

Adapun pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (13/7), ARKA tercatat melemah 33 poin atau 6,67% ke Rp 308. Adapun volume perdagangannya mencapai  53,9 ribu saham, dengan nilai perdagangan mencapai Rp 17,7 juta. Sementara itu frekuensi perdagangannya tercatat mencapai 5 kali.

Mengutip catatan Kontan.co.id sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi terhadap ARKA  karena telah terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan.

Baca Juga: Turun signifikan, saham Arkha Jayanti Persada (AKRA) kena suspensi

Sehingga, BEI merasa perlu melakukan cooling down, agar pelaku pasar memiliki waktu untuk mempertimbangkan secara matang informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan berinvestasi di ARKA.

Asal tahu saja, melihat data dari RTI Business, sebelum dikenakan suspensi pada Jumat (10/7), saham ARKA terkoreksi 5,71% ke Rp 330 per saham, Kamis (9/7). Penurunan lebih dalam terjadi pada dua hari perdagangan sebelumnya, mencapai 6,42% pada Rabu (8/7) dan 6,50% pada Selasa (7/7).

Dilihat selama sepekan terakhir, saham ARKA sudah menurun hingga 23%. Sementara selama sebulan terakhir ARKA mengalami koreksi hingga 64,19%. Sejak awal tahun koreksi yang dialami jauh lebih dalam, mencapai  85,26%. 

Sekadar informasi, mengutip website BEI, pada 29 Juni 2020 saham ARKA mengalami penurunan harga di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). Adapun tahun lalu, tepatnya 18 Juli 2019, saham ARKA juga diumumkan mengalami UMA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×