kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Surplus Pasokan, Harga Minyak Mentah Terkoreksi Sepanjang Tahun 2025


Senin, 22 Desember 2025 / 17:43 WIB
Surplus Pasokan, Harga Minyak Mentah Terkoreksi Sepanjang Tahun 2025
ILUSTRASI. Harga minyak WTI dan batubara terkoreksi sepanjang 2025 akibat surplus pasokan dan perlambatan ekonomi. (REUTERS/Pascal Rossignol)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga minyak mentah WTI terkoreksi sepanjang tahun 2025. Mengutip Bloomberg, Senin (22/12/2025) pukul 17.35 WIB, harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Februari 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 57,16 per barel, terkoreksi 20,68% secara year to date (YTD).

Pengamat komoditas dan Founder Traderindo.com, Wahyu Tribowo Laksono mengatakan bahwa IEA mencatat adanya kelebihan pasokan minyak mentah mencapai 4 juta barel per hari. Karena peningkatan produksi OPEC+ dan produsen non-OPEC (AS, Guyana, Brasil). Sementara permintaan dari China melemah akibat transisi cepat ke kendaraan listrik (EV).

“Penurunan tajam (harga minyak mentah WTI) sekitar 20% YTD disebabkan oleh surplus pasokan global,” ujar Wahyu kepada Kontan, Senin (22/12/2025). 

Baca Juga: Harga Minyak Menguat Usai AS Cegat Kapal Tanker Mminyak di Lepas Pantai Venezuela

Selain minyak, harga Batubara juga terkoreksi. Harga Batubara ada di level US$ 108,40 per ton, terkoreksi 13,45% YTD. Wahyu menyebut, terkoreksinya harga Batubara karena melambatnya ekonomi China dan India serta normalisasi rantai pasok global. Meskipun permintaan domestik untuk pembangkit listrik masih ada, pasokan yang melimpah dari eksportir utama seperti Indonesia menekan harga ke bawah level psikologis US$ 110.

Sementara, harga Gas Alam menguat sepanjang tahun 2025. Harga Gas Alam berada di level US$ 4,08 per MMBtu, menguat 11,92% YTD. Wahyu bilang, kenaikan harga tersebut dipicu oleh faktor musiman (musim dingin) di belahan bumi utara dan gangguan pasokan pipa gas dari Rusia via Ukraina.

“Permintaan LNG yang tetap kuat di Eropa dan Asia untuk menjaga cadangan energi menjadi penopang utama harga,” ucap Wahyu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×