kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Surge (WIFI) optimistis penyelesaian jaringan 2800 km bisa di akselerasi tahun ini


Kamis, 19 Agustus 2021 / 07:00 WIB


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

“Kabel serat fiber yang terbangun akan terhubung dengan perangkat switching Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) dan Data Center untuk memfasilitasi interkoneksi internet dan distribusi load data dalam jaringan, baik itu konektivitas langsung (Direct), Point-to-Point hingga Point-to-Multipoint untuk semua kota di Pulau Jawa,” tambahnya.

Selain itu, teknologi fiber optic ini nantinya akan memiliki keunggulan dari sisi traffic data yang bisa di-deliver pada konsumen, aspek security, dan berpotensial mendukung konektivitas 5G yang akan mulai beroperasi di Indonesia dalam waktu dekat.

Lewat inisiatif terbaru Surge dalam pengembangan sebanyak 1.580 Edge Data Center (EDC) serta solusi internet lainnya di seluruh Pulau Jawa, Surge semakin optimistis posisinya sebagai pengelola tunggal dan eksklusif infrastruktur digital secara end-to-end mulai dari serat optik hingga data center di Indonesia.

Hermansjah menambahkan melalui infrastruktur jaringan sepanjang 2800 km di Pulau Jawa yang nantinya selesai dibangun, pihaknya targetkan pendapatan Surge mencapai  Rp 314 miliar pada tahun 2022.

Baca Juga: Solusi Sinergi Digital (WIFI) akan bangun ribuan edge data center di pulau Jawa

Hal itu didapatkan dari kombinasi penyewaan dark fiber, kerjasama dengan ISP (internet service provider), penyewaan colocation data center, iklan dari free Wi-Fi, dan sinergi serta kolaborasi antar produk dalam ekosistem Surge.

Di samping itu, Perseroan  juga dalam tahap pengerjaan teknologi berbasis aplikasi secara bertahap untuk sektor retail, logistik, gaya hidup, kesehatan, layanan publik, media & hiburan (entertainment) dan lain sebagainya.

Pengembangan infrastruktur digital seperti jaringan fiber optic dan edge data center ini akan diharapkan dapat memaksimalkan manfaat maupun memberikan nilai tambah bagi media periklanan maupun pengembangan teknologi berbasis aplikasi.

“Lewat berbagai infrastruktur yang kami bangun, kami harapkan masyarakat nantinya akan dapat menikmati experience internet yang jauh lebih baik, sehingga tidak banyak buffering atau lagging, dengan harga yang terjangkau,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×