kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.025,63   -7,01   -0.68%
  • EMAS932.000 -0,96%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Suku Bunga Naik ke 4,25%, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 15.033 Pada Kamis (22/9)


Kamis, 22 September 2022 / 16:13 WIB
Suku Bunga Naik ke 4,25%, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 15.033 Pada Kamis (22/9)
ILUSTRASI. Kurs rupiah Jisdor melemah 0,15% ke Rp 15.033 per dolar AS pada Kamis (22/9)


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan pada mata uang selain dolar Amerika Serikat (AS) terus berlanjut. Penguatan dolar juga berdampak pada pelemahan nilai tukar rupiah.

Kurs rupiah Jisdor melemah 0,15% ke Rp 15.033 per dolar AS pada Kamis (22/9) ketimbang posisi kemarin Rp 15.011 per dolar AS.

Di pasar spot, kurs rupiah melemah 0,17% ke Rp 15.023 per dolar AS dari posisi kemarin Rp 14.997 per dolar AS.

Pelemahan nilai tukar rupiah beriringan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia. Rupiah melemah bersama dengan won yang kini menembus 1.412 per dolar AS, peso, rupee, dolar Taiwan, ringgit, yuan, dan baht. Sementara yen, dolar Singapura, dan dolar Hong Kong masih menguat terhadap the greenback.

Baca Juga: Kurs Rupiah Melemah ke Rp 15.023 Setelah Kenaikan BI Rate, Kamis (22/9)

Bank Indonesia (BI) hari ini menaikkan suku bunga acuan BI 7 DRRR sebesar 50 basis points (bps), lebih tinggi ketimbang prediksi pasar dengan kenaikan 25 bps. Hanya 7 dari 37 ekonom dalam survei Bloomberg yang memperkirakan kenaikan suku bunga 50 bps menjadi 4,25%.

"Meski memiliki kinerja terbaik di antara mata uang Asia, rupiah tidak kebal terhadap penguatan nilai tukar dolar AS," kata Irene Cheung, FX strategist ANZ Banking Group di Singapura kepada Bloomberg.

Baca Juga: The Fed Kembali Menaikkan Suku Bunga, Begini Respons Sri Mulyani

Tak cuma BI, bank sentral Filipina pun mengerek suku bunga acuan sebesar 50 bps, juga lebih tinggi ketimbang prediksi analis. Tapi, kenaikan suku bunga acuan Filipina menjadi 4,25% ini sudah diprediksikan oleh 19 dari 25 analis dalam survei Bloomberg.

Sementara indeks dolar AS hari ini kembali menyentuh rekor tertinggi di 110,78. Indeks dolar rekor setelah bank sentral AS Federal Reserve menaikkan Fed Funds Rate 75 bps pada Kamis dini hari tadi. Ini adalah kenaikan suku bunga 75 bps tiga kali beruntun menjadi 3%-3,25%.

Selanjutnya: Gubernur BI Sebut Perlambatan Ekonomi Global Sudah di Depan Mata

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×