kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.066   66,00   0,37%
  • IDX 5.732   -208,64   -3,51%
  • KOMPAS100 758   -27,78   -3,54%
  • LQ45 573   -16,33   -2,77%
  • ISSI 199   -6,82   -3,31%
  • IDX30 325   -8,58   -2,57%
  • IDXHIDIV20 404   -8,42   -2,04%
  • IDX80 86   -2,87   -3,23%
  • IDXV30 110   -3,37   -2,97%
  • IDXQ30 105   -2,43   -2,25%

Suku bunga BI naik, emiten properti sudah antisipasi


Jumat, 28 September 2018 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Citra Garden City


Reporter: Yoliawan H | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi tren suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang menanjak sedikit banyak akan mempengaruhi industri properti. Pasalnya nasabah kredit konsumer seperti kredit kepemilikan rumah (KPR) akan cenderung lebih sensitif terhadap kenaikan bunga.

William Hartanto, Analis Panin Sekuritas menilai walaupun ini bisa menjadi sentimen negatif bagi saham properti, nyatanya emiten maupun market sudah antisipasi terkait sentimen ini.

“Pastinya KPR naik akan mempengaruhi, tapi jangan lupa kita sudah ada relaksasi LTV, bisa jadi penyeimbang,” ujar William kepada Kontan.co.id, Jumat (28/9).

Di sisi lain beberapa saham seperti PT Ciputra Development Tbk (CTRA) sudah secara valuasi harga sudah ada di posisi yang cukup murah untuk dikoleksi.

“PT Intiland Developmnent Tbk (DILD) masih downtrend, saya lebih sarankan wait and see, sedangkan untuk CTRA sudah bisa dikoleksi dengan target harga hingga akhir tahun Rp 1.000 per saham,” ujar William.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×