kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Sudah hedging, Astra tak khawatir terpukul pelemahan rupiah


Rabu, 19 September 2018 / 19:01 WIB
ILUSTRASI. Produksi Daihatsu Sigra di pabrik Astra Daihatsu Motor, Karawang


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski rupiah masih dalam tren pelemahan terhadap dollar Amerika Serikat (AS), PT Astra International Tbk (ASII) tak khawatir ikut terpukul oleh pelemahan kurs ini. 

Head of Investor Relations ASII Tira Ardianti mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan strategi untuk menghadapi pelemahan rupiah 

"Dampaknya tentu ada. Karena kalau kita lihat pabrik otomotif di Indonesia, termasuk pabrik Astra, tetap ada eksposure," katanya. Alasannya, ada faktor material atau komponen yang diimpor baik langsung maupun tidak langsung alias oleh pemasok lokal.

Tapi, sebenarnya, sejumlah produk pabrikan otomotif Astra di Indonesia sudah memiliki kandungan lokal yang tinggi. 

"Dampaknya sangat kecil karena dari sisi valas, Astra tidak memiliki valas yang berlebih karena sudah melakukan lindung nilai alias hedging," tambahnya.

Mengintip laporan keuangan Astra per Juni lalu, utang usaha berdenominasi foreign currencies berasal dari pembelian barang dan jasa dari pihak berelasi dan pihak ketiga misalnya, hanya setara sekitar Rp 3,8 triliun. Angka ini hanya 0,13% dari total utang usaha. Sedangkan kas dan setara kas dalam bentuk denominasi mata uang asing yang disimpan di bank tercatat Rp 4,47 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×