kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Strategi Sri Rejeki Isman (SRIL) bidik pertumbuhan pendapatan 8% pada 2020


Kamis, 05 Maret 2020 / 05:35 WIB


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Sayangnya, ia belum dapat menyebutkan detail alokasi belanja modal untuk tahun ini. “Alokasi belanja modal belum bisa disclose,” tambahnya.

Perusahaan ini juga berharap dapat menekan biaya produksi. Keputusan Pemerintah untuk tidak mengerek tarif listrik hingga Juni 2020 pun menjadi angin segar bagi SRIL. Joy Citradewi menambahkan, keputusan ini bakal sangat membatu SRIL.

Baca Juga: IHSG melonjak hampir 3% ke 5.518 pada akhir perdagangan sesi I

“Karena melalui asosiasi, kita juga sudah push untuk dapat insentif listrik dari Pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan, hal tersebut lantaran tarif listrik industri dalam negeri lebih tinggi apabila dibandingkan dengan negara lain. Asal tahu saja, kebutuhan listrik SRIL secara keseluruhan mencapai 5% hingga 6% dari total cost of goods sold (COGS) atau harga pokok penjualan.

Pada penutupan perdagangan Rabu (4/3), saham SRIL ditutup menguat 0,98% ke level 206.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×